Berburu Kerajinan Tangan Yang Unik dan Menarik di 2nd Quilt And Needle Craft Festival 2017

Sebagai penikmat dan pecinta kerajinan tangan, event 2ND Quilt Needle and Craft Festival 2017 adalah sesuatu yang membahagiakan saya. Bagaimana tidak, berbagai karya quilting dan berbagai kerajinan tangan lainnya benar-benar memanjakan mata saya. Wow! Luar biasa hasil-hasil kerajinan tangan yang dihasilkan sangat memukau, ada yang terbuat dari tangan ada yang sudah dikombinasikan dengan mesin pembuatannya.

Event 2ND Quilt Needle and Craft Festival 2017 ini berlangsung kembali tahun 2017 pada tanggal 19-21 Oktober 2017 di Exhibition Hall SMESCO Indonesia, Jl.Gatot Subroto kav.94 Jakarta Selatan setelah tahun 2016 sebelumnya event ini pertama kali berhasil digelar.

Pameran bertaraf internasional untuk kerajinan tangan Indonesia ini berlangsung atas inisiasi Rumah Puteri Cibubur yang digawangi oleh ibu Ari Nur dan Khatulistiwa Indonesia Quilt yaitu Asosiasi yang berdiri untuk mendukung para Quilters Indonesia dalam mewujudkan Pameran Indonesia Quilt. Acara ini diharapkan mampu mengangkat quilting Indonesia ke mancanegara.

Beberapa komunitas kerajinan tangan juga ikut meramaikan pameran 2nd Quilt Needle and Craft Festival 2017 seperti Lavender Violet, Camila Craft, Komunitas Rajut Blok M Plaza, Camila Craft Group, RajutKejut, Komunitas Crafter Cantik (KC2), Asosiasi Rajut Indonesia (ARI) juga beberapa komunitas yang lainnya.

Di event ini kita bisa mengikuti berbagai kursusnya bahkan bergabung dengan berbagai komunitas tersebut. Kursusnya ada yang berbayar dan ada yang gratis. Berbagai pengusaha quilting yang berkembang rata-rata berangkat dari para penghobi. Keren kan, ketika kita melakukan pekerjaan yang berasal dari hobi, kerja menghasilkan uang tapi berasa main-main saja.

Acara ini resmi dibuka oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Bapak Agus Muharam, dengan didampingi Direktur Utama LLP KUKM Ibu Emilia Suhaimi, Duta Koperasi Dewi Motik Pramono, Anggota DPR Rieke Dyah Pitaloka dan ketua Panitia Ibu Ari Nurul. Selain itu, dihadiri pula komunitas quilt, sulam dan rajut yang berasal dari Belanda, Jepang, Thailand, Korea dan Filipina.

“Ini merupakan representasi kerja keras para pelaku UKM yang karyanya ditunjukkan pada para buyer. Kita berharap masyarakat tidak hanya mencintai tapi juga membeli sehingga karyanya dihargai dengan nilai tinggi,” kata Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram.

Beliau juga menilai, karya-karya yang dipamerkan sangat unik, spesifik dan menarik. Desiainya juga berbasis budaya Indonesia, serta merupakan potret kehidupan sehari-hari. Memang quilting pasarnya juga tentu tidak seluas baju batik, tapi punya keunikan dari pada yang lain. Kemudian juga eksklusif misalkan untuk bed cover, hiasan dinding, sajadah, kain dan tas, sebenarnya bisa dibuat dengan mesin agar efisien waktu, tapi jika dibuat oleh tangan yang terampil sehingga ini jauh lebih bernilai tinggi,” terang Bapak Agus Muharram.

Menurut ibu Ari Nur, event 2nd Quilt & Needle Craft Festival 2017 kali ini bertema Pernik Nawacita Nusantara dalam Padan. Berbagai acara digelar sehingga memberikan wawasan yang berguna bagi para peserta dan pengunjung. Selain ada pameran produk quilt, juga digelar fashion show,workshop, talkshow UKM yang nanti akan membahas usaha dari rumah, belajar digital online, sampai seluk beluk perdagangan online.

Beberapa workshop berbayar bisa kita ikuti dengan berbagai tawaran pelatihan ketrampilan yang menarik. Selain itu juga digelar pelatihan gratis seperti yang saya ikuti bersama teman-teman blogger di hari kamis tanggal 19 Oktober itu yaitu pelatihan merajut dan pelatihan membuat pembatas buku dengan seni ikebana, yaitu seni menghias degan bahan herbarium atau tanaman yang dikeringkan. Pada acara workshop tentang quilt berbayar didatangkan juga pengajar dari negara lain yang juga sebagai produsen quilt, yaitu dari negara Jepang, Thailand, dan Korea.

Jika Anda mengikuti acara ini, Anda berpeluang menjadi mitra binaan SMESCO Indonesia. Selain itu, dengan keikutsertaan dalam event tersebut diharapkan pelaku UKM bisa naik kelas. Quilt di Indonesia selama ini masih dikenal sebagai kerajinan seni perca. Perca yang saya kenal adalah kain yang sudah tidak dapat dimanfaatkan dan dianggap tidak berguna sebagai sampah. Padahal dari bahan perpaduan kain perca ini bisa dihasilkan, produk kain berkualitas.

Event 2nd Quilt & Needle Craft Festival 2017 fokus meningkatkan seni perca dan mengangkat quilt sebagai nama kerajinan yang mendunia. Jadi, pengetahuan tentang produk, bahan dan wawasan tentang dunia quilt dan needle (sulam dan rajut) dapat ditemukan di acara tersebut. Diharapkan quilt bisa masuk ke produk lifestyle (household, tas, dan fashion) agar bisa diterima oleh masyarakat luas.

Saat ini banyaknya perajin quilt di Indonesia yang tersebar dan belum terorganisir. Karena itu, diperlukan wadah untuk para quilter (pelaku quilt) untuk mengekspresikan hasil karya. Menurut ibu Emilia Suhaimi selaku Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP)-KUKM, Kemenkop dan UKM pada hari Kamis tanggal 19 Oktober 2017 pada pembukaan acara 2nd Quilt & Needle Craft Festival 2017, menyampaikan bahwa “SMESCO juga membantu menjembatani quilter dan peminat quilt (hobi, penikmat seni, dan kebutuhan quilt) untuk mendapatkan pengalaman, pembelajaran, serta sosialisasi lebih dalam tentang dunia quilt.”

’’Kami juga siap mempromosikan Khatulistiwa Indonesia Quilt sebagai wadah yang akan menampung komunitas quilt Indonesia agar terorganisir dengan baik. Dan Quilting dari Indonesia bisa naik kelas. Selain itu, juga akan menjaring SDM berkualitas untuk menunjang permintaan ekspor yang belum terpenuhi,’’ ujar Ibu Emilia.

Knitted Knockers Indonesia turut berpartisipasi dalan event kali ini, saya menemukan bahwa hasil seni quilt ini juga dapat dimanfaatkan oleh para penderita kanker payudara (survivor) yang pada event ini akan dibuat pad payudara rajut. Saya jadi teringat kakak saya yang seorang survivor kanker payudara. Dalam event ini disediakan sebanyak 750 pad knockers yang dibuat oleh 75 sukarelawan perajin knocker. Knockers adalah rajutan prostesis/ artificial berbentuk payudara yang ringan, lembut dan nyaman, sangat cocok dipakai oleh wanita yang telah menjalani mastektomi atau lumpektomi.

Kegiatan itu hasil kerja sama dengan Yayasan Cancer Knitted Knocked Indonesia untuk para penderita berpenghasilan rendah. Di both ini kita juga bisa menyumbang pada penderita kanker payudara berupa uang agar bisa diwujudkan pad-pad baru selanjutnya agar penerima manfaat lebih luas lagi. Di event ini pula diadakan penyuluhan untuk deteksi dini kanker payudara agar kesadaran para wanita yang kebetulan banyak hadir di event ini semakin besar untuk deteksi dini kanker payudara.


#rumahputericibubur
#khatulistiwaindonesiaquilt
#QuilteventKIQ
#smescoevent2017
#ukmchallenge2017
#eventquiltneedlecraft2017
#creativeworkshop
#quilt
#quiltersofinstagram
#quiltinglife
#quiltstudy
#quiltfest
#quiltnews
#quiltfestival
#pecintaquilt
#komunitascraft
#quilting
#quiltlove
#quilts
#quiltcommunity
#quiltlover
#quiltshabby

One thought on “Berburu Kerajinan Tangan Yang Unik dan Menarik di 2nd Quilt And Needle Craft Festival 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *