Daftar Hotel dan Penginapan di sekitar Universitas Brawijaya Kota Malang

Universitas Brawijaya Malang adalah salah satu Universitas yang tersohor di kota Malang. Mungkin ada diantara teman dan sahabat yang membutuhkan penginapan di sekitar kampus ini. Keberadaan kampus Universitas Brawijaya juga berdekatan dengan beberapa kampus yang lain. Berikut ini, daftar rekomendasi penginapan dan  hotel terkait strategis dan dekat dengan Universitas Brawijaya Malang.

*UB Hotel*
Address: Jl.MT Haryono no.169, Malang Center, Malang, Indonesia 65145
Telpon: +62 341 558585
Harga Kamar: Mulai dari sekitar 454 ribu rupiah
Bintang: Tiga
Rating Agoda: 7.0
Lokasi: Sekitar 250 meter dari Universitas Brawijaya Malang

*Everyday Smart Hotel*
Alamat: Jl. Soekarno Hatta No.2, Malang Center, Malang, Indonesia
Telpon:
Harga Kamar: Mulai dari sekitar 247 ribu rupiah
Bintang: Dua
Rating Agoda: 6.5
Lokasi: Sekitar 290 meter dari Universitas Brawijaya Malang

*Soekarno Hatta Apartment Malang City*

Alamat: Soekarno Hatta Street, No. 2 , Malang Center, Malang, Indonesia 65141
Telpon: +62 341 471999
Harga Kamar: Mulai dari sekitar 661 ribu rupiah
Bintang: Tiga
Rating Agoda: 4.6
Lokasi: Sekitar 290 meter dari Universitas Brawijaya Malang

*Sandubaya Guest House*
Alamat: Jl. Perumahan Istana Gajayana, Malang Center, Malang, Indonesia 65144
Telpon: +62 341 9118216
Harga Kamar: Mulai dari sekitar 164 ribu rupiah
Bintang: Satu
Rating Agoda: 7.8
Lokasi: Sekitar 340 meter dari Universitas Brawijaya Malang

*De Clove Guest House*
Alamat: Jalan Cengkeh No. 58, Malang Center, Malang, Indonesia
Telpon: 0341-9096272, 0341-492888
Harga Kamar: Mulai dari sekitar xxx ribu rupiah
Bintang: Dua
Rating Agoda:
Lokasi: Sekitar 590 meter dari Universitas Brawijaya Malang

*Swiss-Belinn Malang*
Alamat: Jalan Veteran No.8A, Malang Center, Malang, Indonesia
Telpon: +62 341 550368
Harga Kamar: Mulai dari sekitar 371 ribu rupiah
Bintang: Tiga
Rating Agoda: 7.8
Lokasi: Sekitar 660 meter dari Universitas Brawijaya Malang

*Omahkoe Guesthouse*
Alamat: Jl. Bendungan Sigura-gura IV No. 1, Malang Center, Malang, Indonesia
Telpon: +62 341 556244
Harga Kamar: Mulai dari sekitar 268 ribu rupiah
Bintang: Satu
Rating Agoda: 6.7
Lokasi: Sekitar 680 meter dari Universitas Brawijaya Malang

*PSBB MAN 3 Malang*
Alamat: Jl. Bogor 22 Telp. (0341) 588048, 08123320916 Malang
Keterangan:
– Standard Room [UPDATE 8/2/13]
+ Standard 1 Rp. 125.000/malam [UPDATE 8/2/13]
+ Standard 2 Rp. 140.000/malam [UPDATE 8/2/13]
– Special Room Rp. 175.000/malam (tersedia 8 kamar)
– Special Utama Rp. 250.000/malam (tersedia 1 kamar)
– Exclusive Rp. 300.000/malam (tersedia 1 kamar)
Semua kamar berisi 4 orang, lengkap dengan TV dan kamar mandi dalam

*Asrama Putra Universitas Negeri Malang*
Alamat: Jl. Veteran 15 Malang Telp. (0341) 551312 Psw. 460 atau 085735182807
Keterangan:
– Kamar kapasitas 3 orang Rp. 10.000,00/malam/orang

*Penginapan Kosabra I*
Alamat: Jl. Gresik 4 Telp. (0341) 551508/583811
Keterangan:
– 2 kamar kapasitas 1 orang Rp. 35.000/malam
– 14 kamar kapasitas 4 orang Rp. 70.000/malam

*Penginapan Kosabra II*
Alamat: Jl. Gresik 12 Telp. (0341) 551196
Keterangan:
– Kamar B1 untuk 2 orang Rp. 85.000,00/malam
– Kamar B2 untuk 2 orang Rp. 85.000,00/malam
– Kamar B3 untuk 3 orang Rp. 70.000,00/malam
– Kamar B4 untuk 2 orang Rp. 60.000,00/malam
– Kamar B5 untuk 3 orang Rp. 70.000,00/malam
– Kamar B6 untuk 2 orang Rp. 60.000,00/malam
– Kamar B7 untuk 2 orang Rp. 60.000,00/malam

*Edotel (Education Hotel) SMKN 2 Malang*
Alamat: Jl. Veteran No. 17 Malang Telp. 0341-559449 (depan gerbang UB, dekat dengan UM)
Keterangan:
– Standard Room Rp. 125.000,00/malam (sebanyak 14 kamar)
– Deluxe Room Rp. 145.000,00/malam (sebanyak 1 kamar)
– Suite Room Rp. 195.000,00/malam (sebanyak 1 kamar)
Harga seudah termsuk makan pagi untuk 2 orang + tax + service

*Edotel (Education Hotel) SMKN 3 Malang*
Alamat: Jl. Surabaya No.1 Malang Telp. (0341) 573368
Keterangan:
– Suite room Rp. 275.000 nett
– Deluxe room Rp. 240.000 nett
– Standard room Rp. 200.000 nett
– Extra Bed Rp. 80.000 nett

*UB Inn*
Alamat: Jl. Veteran 6B Malang Telp (0341) 561743, 560371
Keterangan:
– Kamar kapasitas 2 orang Rp. 60.000/malam
– Kamar kapasitas 4 orang Rp. 100.000/malam

*Mass Bhayangkara*
Alamat: Jl Pahlawan Trip (sebelah Bakso bakar) Telp (0341) 553308
Keterangan:
– Deluxe Room+AC Rp. 200.000/malam
– Superior Room+AC Rp. 150.000/malam
– Superior Room Rp. 125.000/malam
– Standard Room Rp. 90.000/malam
– Junior Room (double) Rp. 50.000/malam
– Junior Room (single) Rp. 35.000/malam
– Senior Room Rp. 25.000/malam, sebanyak 12 kamar
– Extra Bed Rp. 25.000/malam

*Youth Hostel*
Youth Hostel adalah penginapan griya Brawijaya yang dikelola oleh Koperasi Mahasiswa Universitas Brawijaya, yang berkedudukan di komplek kampus. Telp (0341)560371, 561743.
Lokasi:
-Tarif sewa perorang @ Rp. 150.000,-/malam (Check out jam 14.00 WIB)

*Wisma Srikandi*
Alamat: Jl Bendungan Darma 18 (Blkg kampus 1 ITN, dekat UB & Matos). Telp 0341-571953.
Keterangan:
– Harga dibawah Rp. 200.000/malam

Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta : Gerbang Berjuta Cinta Untuk Indonesia

“Tak kenal maka tak sayang, tak tahu maka yuk kenalan dulu…!”

Ha…ha…peribahasa ngasal, tapi beneran lho, jika kita hanya tahu sekilas tanpa kenalan pasti adanya tebak-tebakkan, jatuhnya malah berprasangka. Nah daripada banyak menebak-nebak tapi rentan salah jawabannya mending kita tanya ke sumbernya langsung. Yuk…!

Pernah dengar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang ada di Cengkareng sedang direnovasi kan? Pembangunannnya sudah berlangsung sejak pemerintahan Presiden SBY, sekitar 3,5 tahun yang lalu dimulainya. Beberapa pekan lalu saya sempat mengulas sedikit tentang kemegahannya di sini.

Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ini dalam renovasinya membutuhkan dana sekitar 4,7 Milyar rupiah dan sampai siap beroperasi nanti diperkirakan menghabiskan dana hingga 7,5 Milyar rupiah. Dana yang dihabiskan memang lumayan besar, namun jika kita tahu apa fungsi kehadiran bandara di sebuah negara maka tak sayang bagi kita membangun sebuah bandara dengan kemegahan yang optimal.

Bandara yang bisa diibaratkan teras rumah, yang bisa memikat orang yang lewat untuk mampir karena membayangkan betapa indah kondisi di dalam rumah bersangkutan. Itulah tujuan dibangunnya bandara dengan keindahan yang optimal.

Sabtu tanggal 2 Juli 2016, saya berkesempatan mendatangi kembali Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Saya datang bersama teman-teman blogger dan vlogger dari sahabat Liputan 6 dot com. Kedatangan kami disambut oleh bapak Haerul yang merupakan salah satu tim arsitek di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Pembangunan Terminal 3 sempat disebut dengan istilah “ultimate” karena sudah dibangun dengan upaya yang optimal. Area seluas 2,4 km telah optimal didirikan bangunan seluas 1,4 km. Sehingga bangunan Terminal 3 Bandara Soeta ini dinobatkan sebagai bandara terluas di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan Terminal 1 dan 2 Bandara Soeta, kehadiran Terminal 3 yang baru ini ibarat memberikan air pada kerongkongan yang dahaga. Daya tampung di Terminal 1, 2, dan 3 awalnya terbatas, namun dengan kehadiran terminal 3 ini diharapkan nantinya jumlah penumpang yang transit akan bertambah.

Bahkan diharapkan penumpang dari Luar Negeri yang transit akan menaikkan minatnya tak sekedar transit tapi juga berkunjung ke berbagai daerah tujuan wisata andalan indonesia sehingga diharapkan bisa meningkatkan pendapatan negara dari devisa.

Keunikan Terminal 3 tidak hanya dari unsur teknologi saja, berbagai ornamen  yang menggambarkan identitas art dan culture juga sangat diperhatikan. Memang konsep pembangunan  terminal 1 dan 2 sangat berbeda dengan konsep pada terminal 3. Pada terminal 1 dan 2 warna merah bata dan unsur kayu sangat mendominasi sehingga membuat warna Indonesia yang alami sangat tersa.

Sedangkan konsep pembangunan di terminal 3 lebih mengedepankan unsul metal yang bernuansa modern. dominasi logam dan kaca juga minimnya unsur kayu terlihat sangat membuat perbedaan yang mencolok dengan terminal 1 dan 2.

Tak hanya di dalam area terminal 3, di jalan menuju area terminal 3, jika kita jeli, ada ornamen baru yang dipasang berupa hiasan penjor atau tiruan petir sebagai ungkapan selamat datang, yang berjarak 400 m dari patung garuda yang juga baru dipasang. Sedang patung Soekarno Hatta yang lama dipindah di bundaran prasasti dekat pintu kargo.

Dua belas orang seniman diberdayakan untuk ikut memberikan nuansa identitas budaya Indonesia di area Terminal 3 bandara Soekarno Hatta ini. Mereka adalah seniman-seniman yang begitu dihargai di Luar Negeri.

Ada lukisan yang dipasang di salah satu gate yang merupakan karya dari seniman Indonesia. Kami diperlihatkan lukisan karya Pak Nashirun yang berupa gambar tiga dimensi Soekarno Hatta. Jika kita amati dengan konsentrasi tinggi lukisan itu seperti hidup. Lukisan Soekarno Hatta bisa melirik ke kanan atau ke kiri.

Melihat ini saya teringat lukisan serupa di Museum Bung Karno yang terletak bersebelahan dengan Perpustakaan Bung Karno di Blitar Jawa Timur. Lukisan di Blitar yang kelihatan bergerak dadanya. Degub jantung Bung Karno di lukisan di Blitar seperti hidup sehingga beberapa orang yang mempercayai ilmu klenik sangat mengkultuskan lukisan tersebut dan menganggapnya keramat.

Selain lukisan Pak Nashirun dipajang juga lukisan karya Don Sardono W. Kusumo yang berupa lukisan abstrak bertema macam  moda transportasi.  Lukisan karya Galam Goerelas juga dipajang nantinya. Ketika beroperasi nanti mobil Pak Nashirun yang telah dihiasi lukisan (painting car) telah disewa Angkasa Pura II untuk dijadikan mobil icon pas launching selama beberapa bulan.

Acara Sabtu itu merupakan acara temu Dirut Angkasa Pura II bersama para Blogger dan Vlogger sekaligus buka bersama. Bertajuk Bangga Menjadikan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta sebagai Gerbang Pariwisata Indonesia. Hadir pula Cut Meme artis yang juga sering memanfaatkan pesawat terbang sebagai moda transportasi untuk berkumpul dengan suaminya yang merupakan warga negara Canada.

Menurut Cut Meme,Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta mirip dengan bandara

Pada prinsipnya bandara ini telah selesai 90%, hanya saja ijin operasional dari Dinas Perhubungan belum diberikan. Beberapa proses penyempurnaan bangunan mesti harus dilakukan oleh Pihak Angkasa Pura II.

Awalnya, Semarang, Solo, Yogyakarta, balikpapan, Padang. Seblm 17 agustus 2016 setelah dpt ijin operasional  dr dinas perhubungan akan dipindahkan seluruh penerbangan domestik, bln sept/oktober akan dipindah internasional garuda, akan pindah semua internasional pada bulan maret 2013.

 

danau Toba Silangit

Bangga dengan Kemegahan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng

Jum’at  24 Juni 2016 saya sempat mengikuti tour bandara bersama team sahabat Liputan 6 SCTV, untuk melihat kemegahan Bandara Soekarno Hatta tepatnya di Terminal 3 yang masih sedang dalam proses penyelesaian renovasi bangunannya.

IMG-20160628-WA0027

Pukul 13.00 WIB, rombongan kami sampai di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta. Tentulah karena belum dipakai untuk operasional, kondisi bandara terlihat lenggang tidak seperti terminal 1 dan 2 yang sedang beroperasi. Namun beberapa petugas kebersihan sudah menjalankan tugasnya, diantara tukang bangunan yang masih melaksanakan tugas menyelesaikan bangunan supaya bisa selesai tepat waktu.

IMG-20160628-WA0016

Rencananya lebaran 2016, terminal 3 ini sudah mulai dioperasikan untuk sementara untuk 5 jalur domestic dengan penerbangan lewat  maskapai Garuda Indonesia, yaitu Yogyakarta,Padang, Solo, Semarang dan Surabaya.

Saya begitu antusias dengan tour bandara ini, karena seumur hidup saya belum pernah merasakan naik pesawat, kecuali yang sudah ada di museum. Xixixi…! Jadi jikapun saya ke bandara, itu pasti ada keperluan mengantar, menemui ataupun sekedar menjemput  saudara ataupun kolega. Paling saya ke bandara hanya di ruang tunggu dan mengantar hingga pintu check in.

Jujur Bo…penasaran dengan kondisi dalamnya apalagi yang di area garbarata yang pernah saya lihat di film saja dan biasanya pengantar tidak boleh sampai sana mengantarnya. Dalam tour bandara ini, kami bebas berkeliling mengamati kemegahan bangunan yang ada.

Meskipun ornament bangunannya banyak didominasi logam(stainless stell, aluminium, dll), kaca dan porselen dengan minimalis ornament kayu. Ternyata bangunan di terminal 3 bandara Soekarno hatta banyak mengadopsi ornament dari budaya Indonesia. Jadi sebuah pesan singkat dari kemegahan Bandara Soekarno Hatta ini menggambarkan betapa luar biasa kekayaan budaya Indonesia.

Sebuah pesan dunia seperti yang disampaikan Miss Jinjing traveler yang sempat mengisi sharing session mewakili traveler mengatakan bahwa sebuah bandara haruslah secara optimal menunjukkan kekayaan bangsa, karena di sanalah para tamu dari luar negeri datang. Kadang mereka hanya singgah saja, jadi dalam persinggahan yang singkat itu jangan sampai pengunjung menemukan image yang buruk atas sebuah bangsa gara-gara pengalaman buruk terhadap bandara.

Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ini rencananya untuk pelayanan penerbangan internasional dan domestic. Diharapkan dengan bangunan yang  baru ini, bisa menampung 25.000.000 Penumpang/Tahun. Di waktu-waktu sibuk rata-rata bisa menampung 2500 penumpang domestic dan 2500 penumpang internasioanl. Total ada 28 gate, 10 gate digunakan untuk mengurus penerbangan internasioanl dan 18 gate digunakan untuk gate domestic. Jumlah garbarata yang tersedia 44 unit.

Bangunan terminal  3 adalah bangunan bandara terluas di dunia. Luas total bangunan 422.804,40 m  persegi. Sedang kan bangunan terminal 331.101,60 meter persegi, gedung parkirannya seluas 85.578,00 m persegi. Gedung VVIP seluas 6.124,80 meter persegi. Untuk operasional bandara seluas 285.177 meter sebanyak 2 tingkat dan untuk area walkthrough shop system yang merupakan area komersial seluas 45.924 meter persegi.

Beberapa teknologi  hebat di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yaitu:

  1. BHS Level 5 yang bisa mendeteksi bahan peledak atau bom. Apabila suatu barang terdeteksi bom, maka akan langsung dimasukkan ke bom blanket untuk kemudian ditindaklanjuti oleh pihak berwenang
  2. ASS atau airport security sstem yang berfungsi layaknya intelijen. Dengan teknologi ini CCTV dapat mendeteksi wajah penumpang pesawat atau pengunjung bandara yang masuk ke dalam daftar pihak berwajib
  3. Full IBMS atau Intelegence Building Management System. teknologi ini mengatur terminal 3 menadi sebuah bangunan yang mengusung konsep eco-green. Seperti misalnya mengatur pengeluaran air, listrik, dan sebagainya.
  4. Rain Water System merupakan teknologi untuk menampung air hujan sehingga bisa digunakan untuk air bersih.
  5. Recycle water system adalah teknologi yang mampu mengolah air toilet untuk kembali lagi menjadi air toilet sehingga dapat menghemat penggunaan air.
  6. Sistem penerangan menggunakan teknologi yang dapat mengatur terang dan redup secara otomatis sesuai dengan kondisi cuaca.

KISAH HEBAT NABI MUHAMMAD SAW. ; MAKANAN PENUH BERKAH

Jabir bin Abdullah adalah seorang sahabat Rasulullah saw. Ayahnya yang bernama Abdullah adalah salah seorang yang syahid di Perang Uhud. Jabir dikenal banyak meriwayatkan hadist-hadist Nabi Muhammad saw. Sungguh sebuah peristiwa menakjubkan yang merupakan mu’jizat Nabi Muhammad saw. yang hebat mampu membantu Jabir dengan sebuah keajaiban.

Peristiwa ini terjadi saat Perang Khandaq. Kaum muslimin sedang melakukan penggalian parit (khandaq) di sekeliling kota Madinah, sebagai benteng pertahanan atas rencana serangan besar-besaran yang akan dilakukan oleh orang-orang kafir Quraisy Makkah dan sekutunya. Penggalian parit tersebut berlangsung selama hampir satu bulan. Tidak jarang para sahabat pekerja penggalian parit ini dilanda kelaparan karena keterbatasan makanan, termasuk juga Nabi Muhammad saw.

Suatu ketika Jabir melihat Nabi Muhammad saw. dalam keadaan sangat lapar. Memang, ia tidak melihat Nabi Muhammas saw. memakan sesuatu dalam tiga hari terakhir, kecuali hanya air putih. Bahkan beliau telah mengganjal perut beliau dengan batu untuk mengurangi efek lapar. Jabir memiliki seekor kambing kecil yang tidak terlalu gemuk, dan ia ingin mempersembahkannya untuk Rasulullah SAW, karena itu ia diam-diam pulang.

Sesampai di rumah, Jabir bertanya kepada istrinya apakah mempunyai makanan? Istrinya lantas keluar membawa secuplak gandum dan Jabir meminta istrinya untuk mengolahnya menjadi makanan. Sementara istrinya menumbuk gandum, Jabir menyembelih, memotong-motong dan memasak kambing tersebut dalam sebuah kuali.

Saat masakan kambing hampir matang Jabir meminta ijin pada istrinya untuk mengundang Rasulullah datang makan ke rumahnya. Karena sedikitnya makanan yang ada, sebelum berangkat istrinya berpesan supaya sedikit orang saja yang ikut diundang bersama Nabi Muhammad saw. istrinya berpesan “Janganlah engkau mempermalukan aku kepada Rasulullah dan orang-orang yang bersamanya”.

Sesampai di arena Perang Khandaq, Jabir berbisik ke telinga Nabi Muhammad saw. “Ya Rasulullah, kami telah menyembelih anak kambing kami dan istriku tengah menumbuk gandum. Karena itu aku menjemput baginda  dan beberapa orang saja”

Begitu menerima undangan Jabir, tanpa disangka nabi Muhammad saw. berseru mengumumkan undangan itu “Hai pasukan Khandak! Jabir telah membuat makanan buat kamu. Maka kamu sekalian dipersilakan datang ke rumahnya. Pergilah kalian semua ke rumah Jabir.”

Jabir pun terkejut dan menggumam, “Innalillahi wa innaa ilaihi rooji’un.” Betapa kagetnya Jabir, namun Nabi Muhammad saw. bersabda kepada Jabir, “Jangan kamu turunkan kualimu dan jangan buat roti adonan gandummu sebelum aku datang.”

Bergegas segera pulanglah Jabir yang kemudian diikuti Nabi Muhammad saw. Sedangkan para pasukan perang Khandak  penggali parit yang jumlahnya hampir seribu orang menyusul kemudian. Sesampai rumah, segeralah Jabir menemui sang istri dan menyampaikan bahwa pesanannya telah disampaikan kepada Nabi Muhammad saw. Sedangkan pesanan Nabi Muhammad saw. juga segera disampaikan Jabir pada istrinya.

Setelah masak, roti dan daging dihidangkan dan Nabi Muhammad saw. membaca Basmalah kemudian mulai menyantap. Setelah selesai, beliau menyuruh satu rombongan masuk untuk makan tanpa boleh berebutan. Setelah mereka ini kenyang dan keluar rumah Jabir, satu rombongan lagi diperintahkan masuk. Begitu seterusnya berulang-ulang hingga semua sahabat pekerja khandaq jadi kenyang.

Ketika semua sudah makan, roti dan kambing yang sudah dimasak tadi tetap terlihat utuh, hingga Jabir dan istrinya bisa ikut makan. Sungguh keberkahan karena doa Muhammad saw. dan keikhlasan Jabir bin Abdullah membuat kita banyak belajar.

Sungguh suatu peristiwa menakjubkan terjadi. Mu’jizat Nabi Muhammad saw. ikut “campur tangan” sehingga niat baik Jabir yang sebenarnya kecil dan sederhana saja, menjadi berdampak besar dan bermanfaat bagi banyak orang. Makanan yang hanya sedikit tapi menjadi makanan penuh berkah.

“Beramal dalam kekurangan bukan sesuatu yang mustahil untuk dilakukan. Yakinlah jika kita ikhlas maka Allah swt. pun akan memberi kita limpahan rizki dari arah yang tidak kita sangka“
(Sumber : Sahih Bukhari Muslim dalam kitab minuman

banner lomba blog astri damayanti
Buku Kisah Hebat Nabi Muhammad bisa dibeli di MatahariMall.com

Membuat MP-ASI Menjadi MP(ASIK)

13528764_10206304043142878_2063630042408048971_n
Kelas parenting tentang MP-ASI

Standar Emas Pemberian  Makan pada Bayi
Pada awal kelahiran seorang anak manusia hingga 6 bulan, makanan paling ideal yang sebaiknya diberikan adalah ASI eksklusif. Jadi ASI murni yang sebaiknya diberikan tanpa kombinasi ataupun tambahan makanan apapun. Mengapa harus ASI? Berbagai zat penting yang dibutuhkan tubuh termasuk supply antibodi dipenuhi oleh ASI. Pemberian ASI eksklusif juga mampu melindungi bayi dari resiko terkena infeksi saluran pencernaan.

Seorang anak yang mendapat ASI ekslusif cenderung lebih sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang baik. Menurut UNICEF, anak yang mendapat ASI ekslusif selama enam bulan pertama lebih mungkin bertahan hidup dibandingkan anak yang tidak mendapat ASI.

Kapan dan Mengapa perlu MP-ASI ?
Jika anak sudah berusia 6 bulan, barulah orang tua bisa memberikan makanan tambahan pendamping ASI atau yang lebih dikenal dengan MP-ASI. Ketika bayi mulai memasuki usia 6 bulan, kebutuhan energinya tidak lagi cukup hanya dari ASI saja. ASI masih menjadi yang utama, namun bayi memerlukan makanan pendamping untuk tumbuh kembangnya selain ASI.

Saat usia 0 – 6 bulan, kebutuhan energi hingga 550 kalori bisa di-suplay dari ASI, namun di usia 6 bulan ke atas kebutuhan energinya meningkat hingga 750 kalori, sehingga tambahan kalori dari MP-ASI adalah sebuah keharusan.
Pada jaman dahulu sebelum gerakan ASI eksklusif disosialisasikan, sungguh sangat umum di Indonesia, seorang bayi yang baru lahir sudah disuapi pisang ataupun bubur, padahal ini sebaiknya dihindari. Pemberian makanan di awal kelahiran disinyalir memicu bayi disaat dewasa  nanti lebih rentan terkena  gangguan pencernaan, infeksi pencernaan, malnutrisi, obesitas dan alergi, termasuk asma, eksim dan alergi makanan.

Orang tua perlu menunggu 6 bulan pemberian MP-ASI dengan pertimbangan sebagai berikut:
1.    kemampuan oromotorik sudah baik
2.    bayi telah mampu menegakkan kepala
3.    mampu duduk dengan bertopang
4.    saluran pencernaan sudah siap menerima makanan padat.

Dengan berbagai kemampuan ini, diharapkan ke depan anak mampu mengembangkan makannya secara mandiri bersama perkembangan usia.
Keterlambatan pemberian MP-ASI juga kurang baik, karena masa krisis untuk mengenalkan makanan padat yang memerlukan ketrampilan mengunyah ada pada usia bayi 6 – 7 bulan.  Jika usia itu terlewati sehingga terjadi keterlambatan pemberian MP-ASI maka dikhawatirkan bayi akan mengalami kesulitan untuk menelan makanan, atau akan menolak makan jika diberi makanan padat.
Resikonya juga, bayi akan kekurangan asupan nutrisi yang akan menyebabkan keterlambatan tumbuh kembangnya, energinya kurang dan ke depannya bisa mengalami keterlambatan adaptasi terhadap makanan. Contohnya menjadi picky eater (pemilih-milih makanan) karena ia tidak terbiasa mengenal ragam rasa dan kontur sejak dini dari MP-ASI.

Kriteria MP-ASI yang baik menurut Badan Kesehatan Dunia WHO adalah sebagai berikut:
1.    padat energy, protein dan nutrisi mikro
2.    bersih dan aman
3.    tidak berbumbu tajam (hindari tambahan MSG, gula dan garam)
4.    mudah dimakan dan ditelan
5.    disukai bayi
6.    tersedia di wilayah setempat dan harganya terjangkau
7.    mudah disiapkan

Tahapan-tahapan yang perlu diperhatikan dalam pemberian MP-ASI
Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO, dengan manajemen laktasi yang baik,  selama 6 bulan pertama ASI dinyatakan cukup  sebagai makanan tunggal bagi bayi normal. Sehingga sebaiknya ibu dimotivasi hanya memberikan ASI tanpa tambahan pemberian makanan apapun lainnya.

Pada fase selanjutnya hingga bayi usia 2 tahun, perlu diberikan MP-ASI. Pada masa ini,  bayi ASI akan mencerna makanan padat lebih baik karena ASI mengandung enzim yang membantu mencerna lemak, protein dan pati dibanding bayi yang tidak diberikan ASI.

13494955_10206304043662891_5859352245526194629_n

Variasi dalam pemberian MP-ASI juga harus diperhatikan. Dr.Hikmah Kurniasari, MKM, CIMI memberikan istilah bintang 1 hingga bintang 4 dalam variasi pemberian makanan pendamping ASI. MP-ASI sebaiknya terdiri dari unsur karbohidrat atau pati (bintang 1) yang terdiri dari nasi, jagung segar, ubi, singkong, macaroni havermut, kentang, mie kering, labu kuning, ataupun roti dari bahan terigu.

MP-ASI juga sebaiknya ada variasi polong-polongan (bintang 2) yang bisa berasal dari kacang panjang, kacang tanah, kedelai, kacang hijau dll.

Sedangkan variasi unsur bintang 3 didapat dari aneka buah dan sayuran. Sayuran yang aman bagi bayi adalah bayam (merah dan hijau), kangkung, wortel, tomat, brokoli, kembang kol, buncis, kacang polong segar.

Dalam pemberian MP-ASI juga sangat memerlukan unsur bintang  4 yang merupakan protein dari hewan maupun tumbuhan. Telur, daging, ikan, keju, kacang-kacangan, tahu dan tempe bisa menjadi pilihan. Pada intinya pemberian MP-ASI harus memenuhi piramida makanan gizi seimbang.

MP-ASI yang Baik Mempunyai Ketentuan sebagai berikut :

13528894_10206304042942873_7872366849797679891_n
Penyajian MP-ASI berdasarkan usia

MP-ASI bagi bayi usia 6-9 bulan (DISARING)
Makanan dibuat dengan cara disaring. Tekstur makanan lumat dan kental. Sebaiknya jangan beri tambahan apapun di makanan ini. Contohnya kentang dan nasi, dihaluskan, lalu disaring, buah atau sayur dilumatkan lalu disaring. Sebaiknya makanan-makanan ini diberikan dengan tunggal tanpa dicampur-campur. Tujuannya agar anak mengenal rasa asli makanan. Ini biasa disebut sebagai pure.

Selama pekan-pekan awal sekitar usia 6 – 7 bulan, pemberian makanan padat  hanya ditujukan bagi perkenalan rasa dan tekstur makanannya, bukan sebagai upaya untuk pemberian gizinya. Pemberian pure ini dimulai dari porsi 2-3 sdm hingga 125 ml, frekuensi dalam sehari 2-3 kali makan dengan 2 kali makanan selingan.

Untuk permulaan, bayi sebaiknya diperkenalkan satu persatu jenis makanan sampai  ia mengenal dengan baik. Sebaiknya ditunggu paling tidak hingga 4-5 hari sehingga ibu mengenalkan jenis makanan lain. Ini bertujuan agar bayi bisa mengenal dan menerima jenis makanan baru, dan ibu bisa tahu ada tidaknya reaksi alergi pada bayi pada jenis makanan tertentu.

Beberapa jenis makanan memang harus terus dicoba karena belum tentu seorang anak langsung suka. Karena anak perlu waktu untuk membiasakan diri terutama lidahnya. Jangan sampai sekali menolak orang tua langsung memvonis anak tak doyan. Usahakan terus menerus agar anak segala jenis makanan. Tak hanya doyan daging tapi juga doyan sayur dan sebaliknya.

Buah adalah pilihan pertama makanan pemula pendamping ASI. Pada usia 6-7 bulan, sebaiknya anak tidak diberikan karbohidrat kompleks seperti nasi. Sedangkan buah pisang yang kaya akan karbohidrat sebaiknya terbatas diberikan hanya dalam jumlah terbatas tidak lebih dari 50 gr setiap kai makan dan setelah diencerkan.

Untuk jenis buah yang aman dikonsumsi yaitu jambu biji, jeruk manis, papaya, avokad, melon, semangka, apel manis, pir manis, pisang ambon, pisang susu, dan mangga manis. Hindari memberikan buah durian, nangka, nanas karena mengandung gas. Pencernaan bayi belum siap untuk menerimanya sehingga dikhawatirkan diare.

Tahap beberapa waktu setelah sekitar 4 pekan bayi hanya makan pure adalah dengan memberikan bubur saring. Beberapa kombinasi makanan bisa mulai diberikan, penyajiannya dengan mencampur karbohidrat, sayur-buah, kacang-kacangan dan lauk berprotein non hewani, dilumatkan lalu disaring. Mengapa sebaiknya tidak di jus? Tekstur bubur MP-ASI sebaiknya dibuat kental supaya memberikan energi lebih banyak bagi anak daripada bubur MP-ASI yang terlalu encer.

Untuk protein hewani baru bisa diberikan setelah 8 bulan, saat pencernaan bayi sudah siap dengan proses pencernaan yang lebih rumit. Daging, ikan dan telur bisa dimasak dicampur nasi kemudian dibuat bubur saring. Jika ingin memberikan yoghourt sebaiknya memakai yang jenis yoghourt tawar (plain youghout), keju alami (natural cheese).

MP-ASI bagi bayi usia 9-12 bulan (DICINCANG)
Pada usia ini sebenarnya ibu bisa menyiapkan MP-ASI dari bahan makanan yang sama dengan anggota keluarga yang lain. Nasi dicampur sayur dan lauk bisa dicampur di tim kemudian dilumatkan dengan sendok tanpa disaring.
Umumnya pada masa ini, lama-kelamaan bayi akan mulai makan tiga kali sehari. Selain makanan yang dihaluskan, saat ini bayi sudah bisa diperkenalkan makanan yang dipotong-potong kecil atau dicincang memanjang satu persatu dengan panjang menyerupai jari (finger foods).

Sayuran yang bisa dijadikan finger foods yaitu wortel, buncis dan kentang. Pastikan bayi mengonsumsi berbagai jenis kelompok makanan mulai dari nasi, sayur, buah, makanan berprotein tinggi seperti ikan, telur dan kacang. Selain itu ASI harus tetap diberikan, kapanpun bayi mau.

MP-ASI bagi bayi usia 12 bulan<
Pada usia ini anak sudah bisa makan nasi kasar. Jenis makanan yang sama dengan anggota keluarga lain bisa diberikan kecuali makanan pedas. Jika bayi sudah mencapai usia 1 tahun  berikut ini menu yang bisa diberikan :
•    3-4 porsi nasi, kentang atau roti
•    3-4 porsi sayur dan buah potong
•    2 porsi ikan, telur atau daging

Dalam Pemberian MP-ASI Harus Diperhatikan Kunci Keamanannya yaitu sebagai berikut:
1.    jagalah kebersihan (makanan, tangan, tempat dan peralatan dalam mempersiapkan MP-ASI
2.    pisahkan makanam mentah dan makanan masak
3.    gunakan makanan segar dan masak hingga matang (daging, ayam, telur dan ikan)
4.    simpan makanan dalam suhu yang tepat sesuai dengan jenis makanannya
5.    gunakan air bersih yang aman
6.    hindari memberikan susu sapi dan madu pada bayi dibawah 1 tahun, susu sapi tidak cocok dengan kebutuhan nutrisi bayi dan justru dapat meningkatkan resiko kekurangan zat besi, sementara madu bisa menyebabkan botulisme
7.    hindari memberikan biji-bijian dan makanan kecil yang beresiko tersedak seperti popcord, kacang dan permen
8.    hundari memberikan makanan cepat saji dan makanan kemasan pada bayi termasuk bubur bayi kemasasan bubuk siap saji, lebih baik mengolah sendiri

Tips dan Trik Mengenalkan Makanan pada Bayi secara Responsif
Bagaimanapun MP-ASI perlu diberikan segera di usia 6-7 bulan karena masa ini bayi mengalami pertumbuhan dalam proses kemampuan mengunyah. Maka beberapa hal berikut ini perlu dipersiapkan orang tua agar pengenalan MP-ASI berhasi, yaitu sebagai berikut:
1.    suasana yang menyenangkan saat makan akan mendorong nafsu makan anak
2.    anak sebaiknya makan dari tempat makannya sendiri meskipun bakal berantakan
3.    makanan perlu dihias (misalnya dengan bento) saat dihidangkan di piring atau mangkuk anak.
4.    Sebaiknya memberi makan saat anak menunjukkan tanda-tanda lapar,
5.    Anak sebaiknya makan bersama-sama keluarga.

Apa yang harus dilakukan ataupun harus dihindari  saat pemberian MPASI ?

Mitos dan Fakta dalam MPASI
Beberapa mitos yang beredar cukup mempengaruhi pola pikir masyarakat dan ini cukup membuat budaya dalam bersikap. Nah agar program MP-ASI bisa berhasil maka perlu pendidikan pada masyarakat terkait pemberian MP-ASI pada balita.
1.    Mitos : cukup berikan ASI bila anak tak mau makan
2.    Mitos : Makanan yang diberikan teksturnya cair supaya mudah ditelan
3.    Lauk hewani tak boleh diberikan
4.    Bayi melepeh makanan tanda bayi tidak menyukai makanan tersebut

Cara membuat MPASI
Sebenarnya dalam menyiapkan MP-ASI orang tua tak perlu susah menyiapkan bahan khusus yang disediakan dengan belanja khusus. MP-ASI bisa dibuat dari makanan rumah yang tersedia bagi penghuni rumah yang lain, sehingga seorang ibu tidak perlu membeli jenis bahan makanan khusus. Hanya saja  cara penyajiannya disesuaikan berdasarkan umur bayi.

Di acara ini sempat dilakukan praktek langsung cara pembuatan MP-ASI

13495062_10206304043462886_786681028133412869_n
Bahan pangan untuk membuat MP-ASI

 

13516149_10206304050503062_8728850957421216276_n
Penampakan MP-ASI berdasarkan usia bayi

*catatan ini saya buat dari kelas parenting yang diisi oleh Konsultan Parenting Tiga Generasi dalam Launching Online Official Mums And Babes At blibli.com di Hotel Veranda Jakarta Selatan Juni 2016.

RESEP SATE PISANG GORENG

pisang goreng
sate pisang goreng (doc pribadi)

Bingung mau antar takjil apa besok ke masjid atau mushola dekat rumah? Pisang goreng yang ditampilkan dalam bentuk sate ini cukup memikat. Pasti lain daripada yang lain sehingga membuat nafsu makan bertambah. Bingung bikin adonan tepungnya? Gak usah repot campur tepung dan bumbu, cukup pakai tepung Easy Mix varian pisang goreng untuk membalut sang pisang, citarasanya pasti istimewa.

Disarankan pakai pisang raja, pisang nangka, ataupun kepok dan upayakan kondisi pisang yang dipilih sudah matang untuk membuat pisang goreng istimewa ini.

Oke…saya bantu resepnya.

RESEP SATE PISANG GORENG

Bahan :
220 gr tepung EasyMix varian Pisang Goreng
220 gr Air Es atau air dingin
10 biji Pisang yang sudah tua potong kecil-kecil
800 ml minyak goreng
800 gr milk chocolate compound lelehkan. (Bisa diganti dengan pasta aneka buah)

Cara Membuat :
1. Campur Sriboga EasyMix Pisang Goreng dengan air dingin, aduk dengan ballon whisk.
2. Celupkan potongan pisang ke dalam adonan tepung.
3. Goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga kuning keemasan
4. Celupkan potongan pisang goreng ke dalam lelehan coklat jika suka. Lalu tusuk dengan tusuk sate.
5. Atau jika tidak suka, langsung tusuk potongan pisang goreng denga ntusuk sate, hidangkan dengan cocolan pasta buah.

Launching Mums & Babes Official Online Store At Blibli Dot Com


Perwakilan dari blibli.com dan mumsandbabes_id
Perwakilan dari blibli.com dan mumsandbabes_id

Blibli.com baru saja launching online store untuk kategori Ibu dan Anak yaitu mumsandbabes_id  pada hari Senin tanggal 20 Juni 2016. Di area launching yaitu Hotel Veranda  Jakarta Selatan dihadirkan juga aneka perlengkapan bayi dan anak yang terkemuka seperti Okiedogi Indonesia, Red Castle Indonesia, Dr.Browsindo dan brand-brand lokal lainnya yang sudah terkemuka sejak 2001 silam di toko-toko offline mereka.

Nah, dengan kehadiran online store mumsandbabes_id di blibli.com ini diharapkan bisa mempermudah para ayah dan ibu untuk mendapatkan koleksi-koleksinya.

Event ini juga diramaikan oleh parenting class dari konsultan parenting Tiga Generasi. Tiga Generasi merupakan konsultan parenting untuk kakek-nenek, ayah-ibu dan anak.

Ada 3 kelas kecil parenting dengan tema khusus yang dibuka pada acara ini yaitu kelas parenting tentang cara mendisiplinkan bayi sejak dini, tetap tenang menghadapi gerakan tutup mulut anak,  membuat MP-Asi menjadi MP-(Asik) dan kelas parenting besar dengan tema Mengasuh anak bersama kakek-nenek siapa takut.

Di kelas MP-ASI  saya belajar banyak  tentang seluk-beluk MP-ASI  dan berbagai cara membuat MP-ASI yang benar dan menarik. Tak lupa di sana diajarkan cara membuat macam bubur MP-ASI sesuai dengan umur balita.

Sedangkan anak-anak diberikan kelas membuat bento agar mereka semangat makan makanan padat olahan dari rumah. Berbagai model bento dengan dikreasikan dengan berbagai maka garnis dari sayuran, buah dan berbagai pasta.

Acara ini juga dihadiri beberapa artis papan atas seperti Ponco, Desta Widhi AB-Tree dll bersama pasangannya yang kini tengah mendapat amanah sebagai orang tua. Para artis pun ternyata begitu antusias berpartisipasi dengan mengajukan pertanyaan.

Acara yang dimulai waktu Ashar ini, diakhiri pada waktu Maghrib dengan acara buka puasa bersama.

Parenting class dengan tema 'Mengasuh anak bersama kakek -nenek siapa takut?"
Parenting class dengan tema ‘Mengasuh anak bersama kakek -nenek siapa takut?”

#OrtuJadiTau #MumsnBabesatBlibli #BigFansofGoodLife  #BigChoiceBigDeals @bliblidotcom @mumsandbabes_id

RESEP ABON IKAN MAS

BAHAN-BAHAN :

Ikan berdaging tebal1 kg (bisa ikan tuna, teri, tongkol, lele, mas dll)

Bumbu-bumbu :

2 sendok makan minyak goreng

2 sendok makan ketumbar

2 tangkai daun sereh

5 lembar daun salam

5 lembar daun jeruk yang sudah dipisahkan dari tangkainya

3 siung kunyit

5 sendok makan irisan gula merah

10 siung bawang putih

5 siung bawang merah

2 sendok makan garam

5 sendok makan air asam jawa

10 butir kemiri

 

Jika ingin membuat rasa abon yang manis, berilah 10 sendok makan tambahan irisan gula merah. Jika ingin rasa abon pedas, berilah tambahan 5sendok makan ulekan cabe rawit+cabe merah.

 

CARA MEMBUAT :

  1. Rebus ikan dengan sedikit air, jika ikan sudah matang tiriskan.
  2. Pisahkan fillet ikan dari duri dan kulitnya. Lalu haluskan filllet ikan dengan sendok makan hingga halus. Hindari memakai blender untuk menghaluskan.
  3. Haluskan bumbu-bumbu kecuali daun salam, daun sereh dan daun jeruk.
  4. Tuang minyak dan sangrai bumbu yang sudah dihaluskan hingga harum.
  5. Masukkan daun salam, daun jeruk, sereh dan lengkuas yang sudah digeprek.
  6. Terakhir masukkan air asam dan fillet ikan yang sudah dihaluskan.
  7. Sangrai terus menerus hingga kering dan menjadi abon.

Hasil jadi +/_ = 200 gram

Waktu memasak  : +/- 2 jam

Saya menjual abon ikan lele dengan harga Rp. 15.000,-/100 gram. PM: 085645008668

Buku Flanel Balita

buku flanel 4buku flanel 3

Mengenalkan buku pada balita dan diawali pada usia bayi sangat merangsang perkembangan otak dan menumbuhkan kecintaan pada buku.

Buku yang terbuat dari kain flanel ini cukup awet karena tidak gampang robek dan tahan terhadap air. Yang pasti kita tetap bisa memberikan nilai edukasi dengan gambar-gambar di buku ini ketika ananda bermain.

Sementara buku balita flanel yang ada yang ada tentang :
(1) Mengenal Angka
(2) Mengenal Buah
(3) Mengenal Binatang
(4) Mengenal Bunga
(5) Mengenal Makanan
(6) Mengenal Alat Transportasi
(7) Mengenal Benda di Alam
(8) Mengenal Benda di Rumah
(9) Mengenal Huruf Hijaiyyah (5 seri) – pesan dahulu
(10) Mengenal Huruf Latin (5 seri) – pesan dahulu

Isi 6 halaman (10 halaman dengan sampul)
Ukuran 15cm x 15 cm
Harga :Rp.50.000,-
Promo diskon 20% hingga 30 April 2011
Harga setelah diskon Rp.40.000,-

This slideshow requires JavaScript.

INGATLAH NAMAKU SELALU DALAM DO’AMU….

Jadikanlah dirimu bukan hanya terkenal di kalangan penduduk bumi….
Tapi juga bagi penduduk langit….
.

Sempat kaget ketika beberapa orang menambah id-ku pada YM-nya! Dan kebanyakan kaum ikhwan, setelah aku muncul di milis dengan id-baru beberapa bulan terakhir, id yang justru asli namaku bukan nama samaran. Melihat id-ku mereka mengira aku makhluk yang sama dengan mereka yaitu ”ber-merk” laki-laki dan mungkin mereka mengira sangat tak mungkin aku adalah seorang akhwat. Sapaan ’Akhi’, ’Mas’ dan ’Pak’ acap kali kubaca dalam chat kami.
Sedikit pikiran usil sempat menyelinap di hati… Biar saja deh… biar saja mereka mengenalku sebagai laki-laki, ini sebuah kesempatan….yah kesempatan untuk riset kalau mungkin tak boleh dianggap sebagai tindakan mengusili orang lain….kebetulan aku sedang menyelesaikan sebuah novel dengan tokoh utama seorang laki-laki….dan aku beranggapan sebelum novelku finishing, proses risetku tak boleh dan tak pernah berhenti….he…he….
I’m really sorry…I think it may be a really good chance to learn something different…..
Sampai akhirnya sebuah sms dari seorang teman yang sempat ku-curhati mengingatkan supaya aku segera menunjukkan identitasku meski awalnya sempat mendukung ide usilku.”Tapi setelah kupikir-pikir segeralah tunjukkan identitas jangan berpura-pura jadi laki-laki…Ntar kamu nanti malah dicap macem-macem, kan kasihan kamu…”
Sebenarnya ini bukan kasus pertama kalinya berkenaan dengan namaku, banyak kasusku dimasa kecil hingga perjalananku menuju dewasa berkenaan dengan hal ini. Mau tahu…simak ya….Tak kenal maka tak sayang, tak kenal maka ta’aruf dong…! He…he…!
Aku dilahirkan sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, tapi lambat laun baru aku tahu ternyata saudaraku tiga orang tapi yang satu kakakku yang no-3 telah meninggal sejak bayi, tepatnya dia hanya sempat menghirup udara di dunia ini hanya beberapa jam saja. Kedua orangtuaku sangat merasa kehilangan, sampai akhirnya ketika aku lahir aku disambut dengan suka cita, nama yang indah menurut mereka dihadiahkannya untukku. Bayi mungil yang cantik kata almarhumah ibundaku waktu bercerita padaku dimasa kecilku perihal diriku. Hingga rangkaian nama yang indah berdasarkan falsafah jawa terangkai dan menjadi pengingat. Gesang Sari Mawarni itulah namaku, mau tahu artinya? Gesang artinya hidup dan Sari adalah bunga, sedangkan Mawarni adalah mawar yang berwarna-warni. Nama Gesang dianugerahkan karena kedua orang tuaku bersyukur atas diijinkannya oleh Allah untuk merawatku tidak seperti kakakku sebelumnya, apalagi aku memiliki riwayat kelahiran yang sulit, telat dari jadwal lahir dan hampir dioperasi Caesar karena sulit lahir begitu menunjukkan tanda-tanda kelahiran. Nama Sari karena waktu bayi aku begitu molek, lucu dan menggemaskan, aku sempat melihat di fotoku waktu bayi memang begitu, sedangkan nama Mawarni berawal dari kesukaan ibundaku terhadap bunga mawar, dulu waktu beliau masih hidup beraneka warna dan jenis mawar sempat terkoleksi di rumah kami.
Jadi nama Gesang bukan karena bapakku ngefans berat dengan Pak Gesang pencipta lagu Bengawan Solo….yang sangat terkenal di seluruh pelosok dunia…bahkan seorang teman di YM sempat bertanya”Mengapa pakai id gesang? Bukannya gesang sudah udzur(tua)?”
Aku awalnya sempat bingung mendengar pertanyaannya, baru akhirnya aku ’ngeh’, dia pasti mengira ini hanya id buatan, pasti dia tak mengira ini adalah nama asliku.
Seorang teman di YM juga berkata jujur dia tertarik dengan id-ku yang aneh menurutnya, “nama id yang bagus, gesang lalu ditambahi sari” katanya padahal dia bukan orang Jawa dan aku yakin dia tak banyak tahu tentang falsafah bahasa jawa.
Tapi tahukah kalian….apakah aku bangga dengan namaku…..
Kekecewaan sempat menjalari hatiku ketika aku mulai mempelajari Islam lebih lanjut, bukankah nama adalah do’a… Mengapa namaku bukan nama yang Islami? Sempat tergetir rasa iri di hati ketika seorang teman memperkenalkan diri namaku Khasanah. Balqis, Hanifah, Salwa, Salma, Inayah, Kusnul, Khotim, Nurul, Sumayyah, Aisyah, Salsabila, Nabila, Asma’, Nur, Nisa’ dan berjajar nama Islami lainnya yang sangat indah penuh do’a. Ketika aku memperkenalkan diri bukan kebanggaan kadang aku harus sedikit menahan gejolak di dada. Pasti begitu aku selesai memperkenalkan diri akan muncul koor yang berbunyi ”geeeeeer….ha….ha…”.atau minimal senyum simpul misalkan itu di sebuah forum yang formal.
Lambat laun aku berhasil menghibur diri bahwa namaku nama yang indah, untung bapakku tidak menganugerahi aku nama “jemblem” yaitu sejenis makanan yang terbuat dari ketela pohon yang diparut lalu diberi gula merah di dalamnya lantas di goreng. Pasalnya Mbok Jemblem adalah nama salah satu pedagang sayur tetangga nenekku.
Atau bukan pula ”Cikrak” yaitu tempat yang kita gunakan untuk mengangkut sampah setelah kita sapu. Dan Lek Cikrak adalah pedagang nasi pecel dekat rumahku, atau bukan pula ”Tomblok” yaitu tempat mengurung ayam yang suka berkeliaran. Pasalnya Mbokde Tomblok adalah nama tetangga nenekku seorang pedagang gerabah. Nama yang simpel dan sederhana yang dipakai oleh orang-orang sepuh jaman dahulu yang kadang hanya berupa nama yang diambil dari nama benda ternyata tidak diambil oleh bapakku. Beliau ternyata cukup bijak dan filosofis merangkai namaku.
Salah satu hal yang membuat aku tidak teranugerahi nama yang Islami adalah karena orang tuaku dulunya adalah penganut budaya Jawa yang kental. Salah seorang Ustadz yang membimbing keislamanku di masa kecil pernah berwasiat supaya aku memperkenalkan namaku dengan Sari saja, apalagi jika aku telah dewasa, namun karena nama Sari begitu pasaran-teman-temanku senantisa membubuhkan nama Gesang di depannya. Bahkan misalkan aku lama tak kontak temanku, lalu aku yang memulai telpon dan memperkenalkan nama Sari mereka perlu waktu untuk berfikir, tapi begitu aku memperkenalkan diri sebagai Gesang Sari mereka langsung merespon.
Aku suka menambah teman sejak kecil lewat korespondensi, temanku tersebar di beberapa daerah bahkan aku juga sangat senang berkorespondensi dengan teman-teman di luar negeri. Ada sebuah kisah unik tentang ini, masa-masa SMP kelas 3 aku mempunyai sahabat pena sebut saja namanya Putri, aku sedikit kecewa karena dia sudah tak pernah lagi membalas suratku. Nama dan alamatnya sudah aku hilangkan dari list orang yang akan kukirimi surat. Beberapa tahun berikutnya ketika aku tengah kuliah akhirnya tanpa sengaja dan kukira justru kami bisa bertemu muka, saat dia telah menikah dengan salah satu kakak dari temanku. Baru aku tahu pacarnya ternyata kakak temanku yang saat itu telah menjadi suaminya begitu cemburu dengan namaku yang terkesan laki-laki, dulu kabarnya seringkali dia menitipkan surat-surat untuk sahabat penanya untuk diposkan lewat pacarnya ini, kebetulan si Putri sangat hobi berkorespondensi juga sepertiku, dia menuliskan di amplop surat ’teruntuk Gesang S.M’, yang oleh pacarnya surat untukku tak pernah disampaikan karena cemburu. Bahkan pengakuan pacarnya yang saat bertemu muka denganku telah menjadi suaminya bahwa ada 3 pucuk surat untukku telah dibuang di tong sampah karena saking cemburunya.
Waktu masih mahasiswa di Unibraw Malang aku sempat aktif di beberapa organisasi, dan seperti biasa pihak kaderisasi di organisasi selalu ingin memunculkan nama baru, waktu itu tiba-tiba aku ditunjuk untuk menjadi ketua sebuah acara karena beranggapan aku laki-laki, para senior di organisasi bahkan tidak meminta kesanggupanku awalnya pada waktu penunjukkan, hal ini di karenakan mereka mengira aku laki-laki. Meski emansipasi telah digulirkan saat itu masih banyak obsesi bahwa kepemimpinan sebaiknya di tangan laki-laki
Pernah pula suatu kali aku harus mengantri di sebuah bank untuk sebuah keperluan, kebetulan di masa itu model mengantri dan pelayanan di bank belum memakai sistem nomor dan pangilan komputerisasi, seperti saat ini, aku pernah mengalami kasus tentang nama pula. Kebetulan bank sangat ramai siang itu, aku amat jenuh karena urutan antrianku di belakang, akhirnya setelah kuantrikan buku tabunganku, aku pulang dan balik kembali ke bank sesuai dengan prediksi waktu antrianku dipanggil. Begitu balik di bank aku menunggu di luar beberapa lama, aku belum juga dipanggil, beberapa saat sebelumnya sempat ada panggilan untuk ”Pak Gesang”, dalam hati aku berfikir begitu mendengarnya ternyata nama gesang pasaran juga ya…?  Namun sampai antrian hampir habis namaku belum dipanggil, bahkan orang yang antri dibelakangku urusannya juga telah selesai dan aku mulai curiga dan beranjak mendekati teller bank yang bertugas memanggil nasabah. Apa coba katanya…”Lho tadi sudah dipanggil kan…?”
”Belum mbak” jawabku
Akhirnya beberapa saat teller itu tersenyum, ”Oh..Gesang itu perempuan ya.?  ”
Sebenarnya salah satu hambatanku dalam mempublikasikan karya dalam bentuk buku adalah karena aku tidak percaya diri terhadap namaku. Bayangkan teman-temanku yang aktif di FLP Malang di tahun 2000, tahun disaat aku mulai bergabung dengan FLP, rata-rata telah menghasilkan minimal 1 buku, bahkan ada yang sudah 4. sedang aku hanya berkutat di media lokal, atau minimal tulisanku hanya muncul di buletin yang aku kelola. Bahkan mbak Sinta Yudisia penulis buku-buku best seller yang kukenal kabarnya baru mulai aktif mempublikasikan karyanya di era 2000 dan kini telah menghasilkan 40 buku. Bayangkan betapa tertinggalnya diriku. Meskipun semasa kuliah aku cukup aktif menulis karya tulis ilmiah tapi itu bukan tulisan yang populer.
Setelah sedemikian lama aku berkutat dengan diriku sendiri dan sejak aku pulang kampung, rasanya mimpi untuk menjadi penulis ikut tenggelam. Meskipun di salah satu dinding kamarku ada sebuah kalimat yang menohokku yang sengaja kutempel sejak aku pulang kampung untuk penyemangati, ”Hai….kamu kok ketinggalan kereta sih….! Get-Up!” kalimat ini kudapat ketika aku merasa gagal dan tertinggal dari beberapa temanku yang telah menerbitkan buku, namun mimpi itu seakan ikut terkubur dengan rutinitasku yang jauh dari komunitas penulis. Sampai akhirnya di di tahun 2008, Allah seakan menuntunku untuk kembali dalam komunitas. Bersama beberapa teman yang concern terhadap budaya baca tulis di daerahku yang rendah, akhirnya kami mengajukan diri mendirikan cabang FLP di Blitar dan aku mendapat amanah untuk menjadi ketuanya. Ya Allah…. mau tak mau seorang pemimpin harus maju di depan. Bagaimanapun seorang pemimpin harus tampil…. tertatih aku berusaha bangkit aku mencari penguat di sana-sini, karena sungguh aku tak bisa berdiri sendiri. Beberapa calling dari beberapa teman lama di FLP yang kini karyanya telah terbit sedikit menyemangati ”Ayo kapan bukunya muncul….sekarang kan sudah punya komunitas lagi jadi harus lebih semangat…!”
”Aku percaya kamu bisa kok! Cuma tinggal tambah tancap gas…OK tak tunggu bukunya!”
Sungguh kata-kata teman-teman begitu menyemangati, tapi mereka tak tahu hambatan utamaku. Sampai akhirnya ketika aku sempat kontak dengan mbak Sinta dan aku bercerita bahwa aku sempat bimbang dengan nama pena beliau menyemangati ”Nama Sari sudah bagus kok gak perlu pakai nama pena…percaya deh sama Mbak”
Gesang adalah tanda kehidupan, banyak teman-teman salah mengartikan namaku dengan subur, atau mungkin sengaja ’memplesetkan’ karena kebetulan tubuhku tidak kurus dan jauh dari istilah ’langsing’, meskipun istilah ’gesang’ adalah lawan dari istilah ’gersang’.
Gesang sampai kapanpun kata itu dalam bahasa Jawa artinya senantiasa hidup, bahkan ketika aku telah mati nanti, semoga keindahan senantiasa bertambah pula menghiasi akhlaqnya, karena ketika aku mati yang tertinggal hanyalah nama.

Kawan…dengarkan aku….
Jika esok Aku bahagia ataupun berduka….
Tetaplah disampingku…..

Jika Esok aku bersalah….
Ingatkan dan maklumilah….
Karena aku hanyalah manusia yang penuh khilaf

Jika esok aku jatuh sakit….
Do’akanlahku…..

Dan jika esok kutelah tiada maafkan segala khilaf dan salahku….
Karena ku tak tahu kapan Tuhan akan memanggilku kembali…..

Sebelum itu terjadi….
Kuingin kamu tahu….
Bahwa aku bahagia memiliki kawan sepertimu…..
Yang selalu mengingat namaku dalam do’amu……..

Ponggok, ditengah derasnya hujan sore 1 April 2009
Thanks a lot to mbak Sinta about the beautiful advise