Resep Nasi Goreng Daun Mengkudu

Daun Mengkudu diolah menjadi masakan masih belum familiar di masyarakat, padahal dari segi gizi dan khasiat daun mengkudu tak kalah dengan sayuran lain.


RESEP NASI GORENG DAUN MENGKUDU

Nasi Goreng Daun Mengkudu

Bahan :
Nasi putih
Bamer dan baput
Garam
Kecap
Kemiri
Daun Mengkudu
Kunyit
Cabe

Cara Membuat

Daun mengkudu diiris

Bumbu dihaluskan

Sangrai bumbu, masukkan kecap, daun mengkudu dan nasi.

Sangrai semua hingga nasi berubah warna dan aroma harum

Angkat dan hidangkan

Belajar Tegar Pada Para Orang Tua Di Rumah Cerebral Palsy

Ibu dari anak istimewa Cerebral Palsy

Sabtu siang yang cukup terik di kawasan Jakarta pada tanggal 6 Oktober 2019, dan pilihan saya justru bergabung dengan para orang tua istimewa bertempat di Anjungan Lampung di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Pondok Gede, Jakarta Timur.

Ratusan orang tua beserta anak-anak istimewanya yang dianugerahi cerebral palsy, hadir memenuhi kawasan Anjungan Lampung dengan dress code kaos berwarna kuning.

Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Mungkin ini bisa menggambarkan sebuah semangat yang dibangun oleh komunitas Rumah Cerebral Palsy.


Masa sebelum era sosial media, membuat orang tua yang dianugerahi Allah anak”istimewa” merasa sendiri. Alhamdulillah setelah masa sosial media dan mereka membuat komunitas Rumah Cerebral Palsy di grup Facebook hingga anggotanya kini mencapai 3400 lebih. Hal ini adalah sebuah semangat baru yang membuat dunia lebih berwarna.

Saat di kampung, kadang selain pengucilan, ada sanksi sosial untuk para orang tua yang memiliki anak “istimewa” ini. Dengan adanya komunitas membuat mereka lebih kuat bersama, dalam rangka memperingati hari Cerebal Palsy sedunia maka diadakan gathering dari komunitas RCP yang ada di 6 wilayah, diantaranya Jabecici, Tangerang, Bogor, Bandung, Jakarta dan Depok.

Selain acara gathering, diadakan juga acara edukasi dari dokter Dina dari RSUD Bekasi, tampilan atraksi dari anak Cerebral Palsy, dan pertunjukan dongeng untuk anak CP. Tak ketinggalan bahkan ada perlombaan untuk anak Cerebral Palsy sesuai tingkat kemampuan mereka.

Gathering dalam peringatan #HCPD2019 ini membawa harapan supaya para orang tua bisa bahagia bersama-sama dalam mendampingi anak CP. Beratnya tanggung jawab dalam perawatan anak Cerebral Palsy memang tak bisa dipungkiri mmbutuhkan kesabaran berlipat dari para orang tua, apalagi jika kebetulan mereka tak memiliki dana berlebih, tentu kewajiban mencari nafkah harus bersamaan dengan kewajiban mereka menjaga dan merawat sang anak istimewa.

Dokter Dina dari RSUD Bekasi hari itu memberi edukasi tentang penanganan epilepsy pada anak Cerbral Palsy. Baiknya saat anak mulai kejang longgarkan pakaian anak, jangan panik. Miringkan posisi anak, baiknya jangan memasukkan sendok atau jari ke mulut anak, itu cara kuno yang salah dan berbahaya ungkap dr. Dina. Jika kejang tak membaik dan kuantitasnya meningkat baiknya segera hubungi medis. Penanganan epilepsy dengan tepat membuat kerusakan permanen pada otak anak bisa dicegah.

Bunda Iis Sulaiman selaku ketua panitia acara bersama rekannya membacakan puisi penguat untuk para orang tua sesama pemilik anak istimewa Cerebral Palsy. Bahwa anak-anak CP adalah anak-anak surga dan mereka bersyukur dititipi sang kesayangan.

Komunitas yg berawal dari grup di Facebook berkembang di grup whatsapp untuk beberapa wilayah. Terakhir kini jadi Yayasan Rumah Cerebral Palsy. Membernya hingga hari ini sudah mencapai 3400 lebih.

Kegiatan Word Cerebral Palsy 2019 TMII

Kehadiran Rumah Cerebral Palsy salah satunya menyambungkan dengan foundation luar negeri maupun dalam negeri misalnya dalam bentuk membantu pengadaan alat terapi, kursi roda, sepatu therapi, dan lainnya.

Setiap ultah Cerebral Palsy pada tanggal 6 Oktober diperingati di seluruh dunia. Di luar negeri rata-rata ada foundation yang bekerja khusus untuk mengurus anak-anak ini. Foundation mengurus perkembangan anak, komunitas orang tua, memberi dana, bahkan memberikan bantuan obat dan berbagai sarana kesehatan.

Di Indonesia untuk beberapa kasus kesehatan, ada bantuan pengobatan dari BPJS untuk penanganan anak Cerebral Palsy, namun beberapa peralatan masih harus disediakan secara mandiri oleh orang tua, termasuk selang makanan bantuan ke saluran cerna yang harus diganti secara rutin oleh orang tua.

Menurut ibu Iis Sulaiman, salah satu founder Rumah Cerebral Palsy, sosialisasi kasus Cerebral Palsy di Indonesia masih kurang, sehingga seringkali masyarakat kurang siap menerima kehadiran anak Cerebral Palsy di lingkungan mereka, akibatnya banyak orang tua yang teranugerahi anak Cerebral Palsy banyak yang tertekan, bahkan merasa dikucilkan. Masyarakat lebih mudah mengenal anak autis.

Rumah Cerebral Palsy hadir untuk merangkul orang tua tangguh agar bisa bersama merawat anak-anak surga titipan Tuhan itu dengan perasaan bahagia. Mereka saling menguatkan dalam suka dan duka.


Jika tidak mengembalikan semua takdir pada pemilik alam semesta ini dengan segala ketentuan-Nya, tentu terasa berat langkah menapaki hari di kehidupan ini. Salah-salah malah menghujat Tuhan tidak adil, dan berakhir dengan sebuah keputusasaan. Astaghfirullah… Na’udzubillah…

Maka sosialisasi pada masyarakat diperlukan agar para orang tua jika kelak punya anak ‘istimewa dengan Cerebral Palsy’ bisa juga siap. Bukankah kehadiranya sebagai buah cinta kedua orang tuanya adalah dirindukan. Sosialisasi juga diperlukan agar masyarakat bisa bersama-sama merawat anak Cerebral Palsy, keadaan mereka bukan sebuah kutukan sehingga perlu rangkulan agar para orang tuanya bisa juga melihat dunia adalah sebuah keindahan.

Masyarakat perlu tahu, Cerebral Palsy itu ada, tumbuh kembang anak-anaknya lebih lambat dari anak normal. Selain memengaruhi motorik, gejala CP juga sering diikuti dengan gangguan pendengaran dan bicara, penglihatan, napas tidak teratur dan kadang gangguan pencernaan. Ada yang butuh sokongan dari orang lain sepanjang hidupnya.

Tingkat Cerebral Palsy juga berbeda-beda. Secara umum, ada empat jenis Cerebral Palsy (lumpuh otak) yaitu :

  1. Spastik (tipe kaku-kaku) dialami saat penderita terlalu lemah atau terlalu kaku. Sekitar 65 persen penderita lumpuh otak masuk dalam tipe ini.
  2. Atetoid. Penderita yang tidak bisa mengontrol gerak ototnya , biasanya mereka punya gerakan atau posisi tubuh yang tidak biasa.
  3. Kombinasi adalah campuran spastik dan athetoid.
  4. Hipotonis. Otot-otot sangat lemah sehingga seluruh tubuh selalu terkulai. Biasanya berkembang menjadi spastic atau athetoid.

Harapannya dengan bermacam keadaan anak-anak itu bisa diterima dan dipahami di masyarakat. Dalam kegiatan ini, perlombaan pada anak-anak CP diantaranya memindahkan kelereng, lomba jalan dititah dan satunya saya lupa. Hahaha…

Perlombaan ini berdasarkan tingkat kemampuan anak masing-masing. Tak ada menang dan kalah, semua dapat hadiah,yang penting kebersamaan dan bisa bersama-sama bahagia. Semoga Anda yang membaca juga turut bahagia…

Berburu Kerajinan Khas Dari Berbagai Daerah di Pameran Kriyanusa 2019

Masyarakat Indonesia terkenal dengan etos kerjanya yang tinggi, penuh ketelatenan, kerja keras dan kreativitasnya luar biasa. Indonesia menyimpan ragam kekayaan budaya dalam berbagai bentuk,diantaranya yaitu :

  1. Kain tenun
    Hampir setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Misalnya songket di Aceh memiliki corak dan warna yang gemerlap didominasi warna emas, sedangkan di Jambi didominasi motif durian pecah sampai suluran kembang dengan warna merah, hitam, dan biru.
    Kekhasan kain tenun masing-masing daerah tidak terlepas dari warisan sejarah dan budaya yang membentuknya. Proses pembuatannya pun tak mudah, menggunakan alat khusus dan perlu ketelitian tinggi. Waktu yang dibutuhkan pun bervariasi. Beberapa kain tenun dengan motif khusus memerlukan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan.
  2. Keramik
    Keramik merupakan salah satu bentuk kerajinan Indonesia yang terbuat dari bahan tanah liat. Dulu, kerajinan keramik sering digunakan sebagai perabotan rumah tangga oleh masyarakat tradisional. Mulai dari piring, cangkir hingga tempat untuk menyimpan air minum (kendi).
    Seiring berjalannya waktu, kerajinan keramik telah berkembang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern. Tak hanya untuk perabotan rumah tangga seperti gelas, piring hingga dinding, lantai dan bak mandi. Bahkan, kerajinan keramik bagi masyarakat modern juga telah menjadi gaya hidup tersendiri. Terutama bagi mereka yang gemar mengoleksi kerajinan-kerajinan antik yang terbuat dari bahan keramik.
  3. Batik
    Batik sudah terkenal sejak masa leluhur kita. Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, perjalanan batik dari masa ke masa memang menarik untuk dipelajari. Batik diperkirakan pertama kali muncul di Indonesia, khususnya Jawa pada masa Kerajaan Majapahit abad XII. Pada saat itu, batik hanya dikenal di kalangan keraton atau kerajaan sebagai pakaian raja, keluarga kerajaan dan para pengikut raja. Baru di akhir abad XVIII hingga awal abad XIX batik mulai meluas ke luar keraton. Diawali dengan daerah Yogyakarta dan Solo lalu merambah ke wilayah Jawa Timur, Sumatera, Bali, Sulawesi hingga Papua.


Di tiap daerah terdapat berbagai hasil kerajinan yang khas dan sangat indah. Syukurlah pemerintah pedui dengan membentuk Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk membantu membina dan mendukung para pengrajin dari seluruh pelosok tanah air.

Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sudah beberapa kali memfasilitasi para pengrajin di Indonesia dalam sebuah pameran bersama dalam skala nasional dengan nama pameran Kriyanusa. Tahun 2019 ini, tak luput Dekranas kembali menyelenggarakan pameran Kriyanusa 2019.

KriyaNusa adalah ikon pameran kerajinan terbesar di Indonesia yang ditujukan sebagai wadah promosi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Dekranas di seluruh Indonesia. Tahun ini, KriyaNusa akan diselenggarakan pada 11 sampai 15 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

Sosialisasi pameran Kriyanusa 2019 dilaksanakan di Kembang Goela Restoran pada hari Selasa tanggal 9 September 2019 bersama Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Dekranas dengan menggandeng media dan para netizen.

Banyaknya ragam produk kerajinan juga banyaknya stand yang ikut pamran, membuat semaraknya pameran ini. Pameran KriyaNusa 2019 diikuti oleh Dekranasda seluruh Indonesia yang memfasilitasi perajin di wilayahnya masing-masing. Tak hanya itu sejumlah BUMN dan Kementerian juga memfasilitasi mitra binaanya untuk terlibat, sehingga terdapat 246 stan yang terdiri dari: 37 stan Kementerian dan BUMN, 170 stan Dekranasda, 25 stan individu, 8 stan mitra, dan 6 stan asosiasi.

Pameran Kriya Nusa 2019 bertema ‘Peningkatan Daya Saing Produk Kerajinan Melalui Pengembangan Kreatifitas & Kewirausahaan’ ini akan mengusung ikon daerah Nusantara dari Sumatera Barat berupa motif Pucuk Rabuang. Motif ini melambangkan pepatah ‘mulia di usia muda, lebih lagi di usia dewasa’. Bambu yang masih kuncup sangat lembut dan bergizi disantap. Namun, setelah dewasa, ia berdiri kokoh, menjulang tinggi, namun merunduk rendah hati. Motif ini dipergunakan sebagai dasar desain publikasi.

Dalam acara Kriyanusa 2019 ini juga diadakan peluncuran dua buah buku yg dibuat oleh Dekranas, yakni: Cerita Serat Menjadi Tenun, dan Songket Minangkabau (yang disajikan dalam dua bahasa), dimana buku-buku ini disponsori oleh Telkomsel.


Selama pameran KriyaNusa 2019 ini berlangsung digelar berbagai kegiatan unik dan menarik setiap harinya, seperti peragaan busana, workshop Ragam Hias Tekuluk (Dekranasda Jambi), pentas seni budaya Minang, workshop pembuatan TasLidi dari bahan baku Lidi Cambia, workshop Padupadan Wastra Nusantara, penampilan dari Golden Mum’s, live music performance dari Lapazze Band dan lain-lain.

Ketua Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi KriyaNusa 2019, Triana Rudiantara berujar, “Melalui pameran Kriyanusa 2019, Dekranas ingin memberikan ruang bagi perajin Indonesia untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya hasil kerajinan daerah ke masyarakat yang lebih luas,”

Beliau juga menampaikan bahwa “Produk kerajinan yang disajikan akan sangat beragam dan berkualitas karena melibatkan perajin terpilih dari seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia yang sudah terkurasi oleh Dekranasda masing-masing.”

Pameran Kriyanusa 2019 adalah sebuah upaya Dekranas agar masyarakat lebih mencintai dan memberikan dukungan penuh kerajinan khas Indonesia.apalagi produk yang ditawarkan pun asli dan unik, bukan produk pasaran yang diproduksi secara massal seperti barang grosiran. Semua produk yang dipamerkan didatangkan langsung dari tangan perajin daerah. Harga yang ditawarkan pun lumayan lebih murah karena perajin daerah tidak perlu membayar sewa stan. Biaya tersebut telah ditanggung oleh Dekranasda masing-masing daerah.

Wah sebagai orang yang mencintai seni dan dahulunya sangat meikmati proses pembuatan kerajinan, membuat saya mupeng untuk ikut bergabung dalam pengrajin yang dibina oleh Dekranasda lho… Senang pastinya jika dapat perhatian kemudian di ajak ke arena pameran seperti ini. Penjualan akan meningkat karena produk lebih dikenal luas. Saya yakin, Anda akan bahagia dan menemukan banyak inspirasi baru saat menemukan berbagai produk kerajinan di pameran Krianusa 2019 ini.

Ayo Sahabat Kriya kunjungi Kriyanusa 2019 – Pameran Kerajinan Nusantara yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) pada tanggal 11-15 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

Nestle ACTICOR – Cara Baru Turunkan Kolesterol dari Nestle Indonesia

Nestle Indonesia yang merupakan anak perusahaan Nestle S.A, produsen makanan dan minuman terbesar di dunia yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Sebagai perusahaan di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan, Nestle telah beroperasi selama lebih dari 150 tahundan hadir di 189 negara dengan lebih dari 2000 merk yang selurruhnya memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat.

Nestle Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan mempekerjakan 3700 karyawan. Nestle Indonesia memiliki tiga pabrik di Indonesia yang memproduksi susu, makanan, minuman dengan merk-merk terkenal seperti DANCOW, MILO, NESCAFE, LACTOGROW, CERELAC, KITKAT, BEAR BRAND, NESTUM dan lain-lain.

Pada 28 April 2019 di Jakarta, Nestle Indonesia menghadirkan inovasi produk terbarunya, yaitu Nestle ACTICOR, minuman mengandung susu serta Beta Glucan dari Oats dan Inulin yang berasal Chicory yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi sekitar 12,9% di Indonesia, bersama dengan stroke dan hipertensi. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda, yaitu 25-29 tahun.

dr.Johan Winata SpJP(K) FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah mengatakan, “Beberapa factor utama penyebab tingginya penyakit jantung di Indonesia adalah gaya hidup tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, serta rendahnya konsumsi buah dan sayur (95,5%). Selain itu, tingginya tingkat stress di kalangan usia 30-an juga turut meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi serat pangan sebanyak tujuh gram sehari dapat menurunkan penyakit jantung sebesar sembilan persen. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan jantung, disarankan untuk memperbanyak konsumsi serat, mengurangi asupan lemak jenuh, mengurangi trans fat dan aktif beraktivitas fisik secara rutin.
Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia, Windy Cahyaning Wulan menjelaskan, “Sebagai bagian dari kmitmen Nestle Indonesia untuk berkontribusi bagi masa depan yang lebih sehat, kami memperkenalkan Nestle ACTICOR yang merupakan minuman mengandung susu, diperkaya Inulin dari Chicory dan Beta Glutan dari Oats yang merupakan serat pangan laut dan telah teruji secara klinis mampu membantu menurunkan kadar kolestrol. Nestle ACTICOR juga mengandung vitamin B1 dan B2 yang berperan sebagai koenzim perubahan karbohidrat menjadi energi. Tersedia dalam empat rasa unik, yaittu Avocado, Banana, Chocolate dan Green Tea Latte, Nestle ACTICR sebaiknya dikonsumsi sebanyak dua kali sehari setelah makan untuk hasil yang signifikan.”

Untuk memperkenalkan Nestle ACTICOR, Nestle Indonesia mengadakan gerakan #LIveHeartFist yang bertujuan mengajak konsumen muda, khususnya yang memasuki usia 30 tahun, untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dan aktif. Gerakan ini juga merupakan wujud dukungan terhadap inisiatif pemerintah, yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yang mendorong perilaku sehat demi meningkatkan kualitas hidup dengan menerapkan pola makan sehat dan gaa hidup aktif.
Pakar Kesehatan dan Kebugaran, Jansen Ongko,M.Sc, R.D. menjelaskan, “Salah satu cara bijak mengella stress dan menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin berolahraga. Untuk usia 30-an, saya menyarankan untuk memilih jenis olah raga yang disukai dan sesuai dengan kebutuhan. Lakukan olahraga bersama dengan orang terdekat untuk menambah motivasi. Olah raga yang saya sarankan yaitu olah raga aerobic seperti berenang, bersepeda, berlari, senam lantai atau zumba. Selain itu, bisa juga memilih olah raga anaerobic seperti angkat beban.”

Pada acara #HeartFest yang diadakan saat Car Free Day di Jakarta, Nestle ACTICOR menghadirkan beragam aktivitas olahraga yang bisa diikuti masyarakat secara gratis, serta menyediakan pemeriksaan kesehatan seperti penghitungan BMI, heart age, tes kolesterol dan tekanan darah. “Kami berharap, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya kalangan usia 30-an untuk mulai menjalani gaya hidup sehat dan aktif sedini mungkin, demi jantung yang sehat,” tutup Windy Cahyaning Wulan.

Pada 28 April 2019 di Jakarta, Nestle Indonesia menghadirkan inovasi produk terbarunya, yaitu Nestle ACTICOR, minuman mengandung susu serta Beta Glucan dari Oats dan Inulin yang berasal Chicory yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi sekitar 12,9% di Indonesia, bersama dengan stroke dan hipertensi. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda, yaitu 25-29 tahun.

dr.Johan Winata SpJP(K) FIHA, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah mengatakan, “Beberapa factor utama penyebab tingginya penyakit jantung di Indonesia adalah gaya hidup tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik, serta rendahnya konsumsi buah dan sayur (95,5%). Selain itu, tingginya tingkat stress di kalangan usia 30-an juga turut meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi serat pangan sebanyak tujuh gram sehari dapat menurunkan penyakit jantung sebesar sembilan persen. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan jantung, disarankan untuk memperbanyak konsumsi serat, mengurangi asupan lemak jenuh, mengurangi trans fat dan aktif beraktivitas fisik secara rutin.
Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia, Windy Cahyaning Wulan menjelaskan, “Sebagai bagian dari kmitmen Nestle Indonesia untuk berkontribusi bagi masa depan yang lebih sehat, kami memperkenalkan Nestle ACTICOR yang merupakan minuman mengandung susu, diperkaya Inulin dari Chicory dan Beta Glutan dari Oats yang merupakan serat pangan laut dan telah teruji secara klinis mampu membantu menurunkan kadar kolestrol.

Nestle ACTICOR juga mengandung vitamin B1 dan B2 yang berperan sebagai koenzim perubahan karbohidrat menjadi energi. Tersedia dalam empat rasa unik, yaittu Avocado, Banana, Chocolate dan Green Tea Latte, Nestle ACTICR sebaiknya dikonsumsi sebanyak dua kali sehari setelah makan untuk hasil yang signifikan.”

Untuk memperkenalkan Nestle ACTICOR, Nestle Indonesia mengadakan gerakan #LIveHeartFist yang bertujuan mengajak konsumen muda, khususnya yang memasuki usia 30 tahun, untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dan aktif. Gerakan ini juga merupakan wujud dukungan terhadap inisiatif pemerintah, yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yang mendorong perilaku sehat demi meningkatkan kualitas hidup dengan menerapkan pola makan sehat dan gaa hidup aktif.
Pakar Kesehatan dan Kebugaran, Jansen Ongko,M.Sc, R.D. menjelaskan, “Salah satu cara bijak mengella stress dan menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin berolahraga. Untuk usia 30-an, saya menyarankan untuk memilih jenis olah raga yang disukai dan sesuai dengan kebutuhan. Lakukan olahraga bersama dengan orang terdekat untuk menambah motivasi. Olah raga yang saya sarankan yaitu olah raga aerobic seperti berenang, bersepeda, berlari, senam lantai atau zumba. Selain itu, bisa juga memilih olah raga anaerobic seperti angkat beban.”

Pada acara #HeartFest yang diadakan saat Car Free Day di Jakarta, Nestle ACTICOR menghadirkan beragam aktivitas olahraga yang bisa diikuti masyarakat secara gratis, serta menyediakan pemeriksaan kesehatan seperti penghitungan BMI, heart age, tes kolesterol dan tekanan darah. “Kami berharap, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya kalangan usia 30-an untuk mulai menjalani gaya hidup sehat dan aktif sedini mungkin, demi jantung yang sehat,” tutup Windy Cahyaning Wulan.

Tips Khatamkan Al Qur’an Bulan Ramadhan


♻ UNTUK (1) KALI KHATAM, JUMLAH YG DIBACA :

  1. Shalat Subuh 2 lembar
  2. Shalat Zhuhur 2 lembar
  3. Shalat ‘Ashar 2 lembar
  4. Shalat Maghrib 2 lembar
  5. Shalat ‘Isya 2 lembar

♻ UNTUK (2) KALI KHATAM :

  1. Shalat Subuh 4 lembar
  2. Shalat Zhuhur 4 lembar
  3. Shalat ‘Ashar 4 lembar
  4. Shalat Maghrib 4 lembar
  5. Shalat ‘Isya 4 lembar

♻ UNTUK (3) KALI KHATAM :

  1. Shalat Subuh 6 lembar
  2. Shalat Zhuhur 6 lembar
  3. Shalat ‘Ashar 6 lembar
  4. Shalat Maghrib 6 lembar
  5. Shalat ‘Isya 6 lembar ♻ SEBARKAN KEBAIKAN, Rasulullah SAW bersabda,

♻ ” Barang siapa menunjukkan satu kebaikan, maka baginya pahala semisal orang yg mengikuti KEBAIKAN tsb “
(HR. Muslim, no. 1893).

KLIS Primary – Sekolah Islam tingkat SD Berkualitas Internasional Hadir di Sentul Bogor

Sejak tahun 2005 saya menyandang status sebagai seorang guru, saat itu saya mengajar sebuah SD berkurikulum integral di Surabaya Jawa Timur. Hingga tahun 2012, saya masih aktif mengajar di lembaga pendidikan formal di daerah Jawa Timur.

Kesadaran orang tua untuk memberikan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya sangat menggembirakan. Tak sekedar memberikan pendidikan untuk kesiapan di dunia kerja. Tapi bagaimana anak bisa seimbang daya fikir dan dzikir sehingga siap menghadapi kehidupan ke depan yang tantangannya lebih besar dibanding yang dihadapi orang tuanya saat ini.

“Banyak orang khawatir meninggalkan anak-anaknya, bukan karena miskin bukan karena susah karena masalah rezeki dijamin Allah, karena semua yg bergerak dijamin rizkinya.” nasehat penceramah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS).

Menurut ulama besar Sa’id Nursi dari Turki, “Ilmu-ilmu umum itu (sains) hanya akan menajamkan otaknya, hatinya akan tumpul, ia tidak mempunyai kepedulian sosial. Sedangkan ilmu-ilmu agama akan menajamkan hatinya namun dia akan kurang berfikir.”

Sedangkan Islam mengajarkan dalam penciptaan langit dan bumi adalah sebuah bentuk-bentuk ayat-ayat kauniyah (yang tertera di alam semesta), selain ayat-ayat kauliyah yang tertera dalam (kitab Al Qur’an) yang harus juga dipelajari. Wah… PR kita banyak ya, harus bisa memahami ayat kauliyah dan kauniyah Allah.

Pada hari Rabu, 10 April 2019, saya berkesempatan menghadiri soft launching Knowledge Link Intercultural School (KLIS) Primary yang bertempat di sekolah KLIS Primary, Jl. Pintu 3 Sentul Sirkuit, Bogor. Pada acara soft launching ini dimeriahkan dengan tausiyah oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) dengan tema Islamic Parenting.

Tujuan digelarnya acara soft lauching dengan mengundang UAS sebagai penceramah salah satunya untuk memperkenalkan sekolah KLIS Primary dan memberi kesempatan kepada para orang tua untuk dapat melihat secara langsung fasiltas sekolah KLIS Primary. KLIS Primary merupakan sekolah international tingkat pendidikan dasar yang berbasis kurikulum Cambridge dan berbasiskan pendidikan agama Islam. Keren banget ya… ke depan, diharapkan anak-anak yang bersekolah di KLIS bisa menyeimbangkan daya fikir dan dzikir-nya dalam menghadapi kehidupan.

Sebagaimana kita tahu, pendidikan dasar yang baik dan terstruktur akan membentuk kerangka berpikir dan menjadi fondasi yang kuat untuk pendidikan anak tahap selanjutnya. Orang tua senantiasa mengharapkan anak-anaknya untuk tumbuh dan berkembang serta menjadi cerdas dan cendekia, sekolah dasar merupakan sekolah formal pertama, gerbang pengantar pendidikan seorang anak yang akan menjadi hal penting dalam perjalanan hidup seorang manusia. Apakah orang tua telah memilih sekolah yang tepat untuk anak-anak tersayang?

Seseorang yang belajar ataupun bekerja dengan suasana yang sangat menyenangkan akan memberikan hasil yang optimal daripada yang melakukannya dengan terpaksa. Belajar dalam suasana yang menyenangkan dalam lingkungan yang intercultural, fasilitas lengkap, menggunakan kurikulum international dapat memberikan stimulus yang luar biasa untuk kemajuan pendidikan anak.

Apakah Semua Sekolah International Itu Sama?
Tentu tidak, KLIS Primary merupakan jawaban dari penantian para orang tua akan kebutuhan sekolah international yang juga memberikan perhatian utama pada pendidikan agama Islam. Karena bagi KLIS Primary, siswa yang cerdas itu harus berkembang kecerdasan intektualnya sekaligus bagus pemahaman agama dan keterampilan membaca Al-Qur’annya.

Tujuan pendirian sekolah KLIS Primary ini adalah menjadi salah satu sekolah berkurikulum International yang menitikberatkan pada pendidikan Islam yang dapat mengantarkan siswa didik pada lingkungan intercultural, berwawasan International dan menjadi cendekia yang memahami nilai-nilai ajaran Islam sejak dini.

Pendidikan dasar merupakan elemen penting dari perjalanan belajar seorang siswa, pendidikan dasar yang baik akan memberikan fondasi yang kuat bagi siswa untuk pendidikan selanjutnya dan tentu saja akan ikut membentuk masa depan siswa didik.

 

Tingkat keberhasilan siswa dinilai secara progresif dengan tolak ukur penilaian: Progression Test (penilaian yang dilakukanoleh guru KLIS per matapelajaran), Checkpoint Tests (penilaian yang dilakukan Cambridge international Examiners), KLIS akan melakukan Junior Al Hafeez Test (minimum 2 juz) dan UASBN-Ujian Nasional.

Kerangka dasar yang membentuk proses belajar mengajar KLIS Primary yaitu :
1. Kelas SD berkurikulum Internatinal World Class Cambridge Primary Curriculum
2. World Language Studies
3. Islamic, Quranic Studies & Moral Education
4. Young Scientist Program
5. Social Studies & Life Skills
6. Physical Education & Endurance Skills

KLIS Primary dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang akan memberikan siswa didik pengalaman langsung karena KLIS Primary mengutamakan proses belajar mengajar yang menyenangkan dan sesuai dengan karakter siswa. Bagi siswi kelas 1-3 belum diwajibkan berjilbab saat proses belajar,  namun bagi kelas 4-6 kewajiban berjilbab sudah dikenakan pada siswi KLIS Primary.

Sekolah ini dilengkapi dengan perpustakaan, laboratorium komputer, kolam renang (wow, bikin saya tergoda nyebur), area bermain outdoor, lapangan sepak bola mini dan arena panahan, musholla, ruang music dengan alat musik yang lengkap , serta vocational area seperti dapur dan laundry, ruang kesehatan dan kantin. Saat ini KLIS belum menjadi boarding school, jadi area dapur dan laundry memang merupakan sebuah sarana anak-anak belajar untuk mandiri melakukan pekerjaan rumah. Dapur-nya bikin saya mupeng lengkap peralatannya, bisa jadi lupa diri jika saya memasak di sana.

Sebagai sekolah Internasional yang memiliki fasilitas lengkap, biaya pendidikan di KLIS lumayan terjangkau kalangan menengah ke atas. Dengan biaya belajar Rp.60.000.000,- per tahun diluar biaya buku dan seragam. Biaya belajar bisa diangsur beberapa kali. Untuk pendaftaran angkatan pertama ada diskon 30%, wah…dengan fasilitas memukau harganya ternyata terjangkau. Bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, KLIS memberikan beasiswa jadi jangan khawatir.

Untuk info lebih lengkap Anda bisa menghubungi : www.klis.co.id
Facebook : Knowledge Link Intercultural School (KLIS) Primary
Instagram : @klis.primary_official
Alamat : KLIS Primary, Jl. Pintu 3 Sentul Sirkuit, Bogor. (KLIS posisinya tepat sebelah Puskesmas Sentul, Kabupaten Bogor)

Telepon : 087784698952

 

 

KLIS Hadirkan Seminar “International Forum on Islam, Education and Global Peace”

Kemarin lusa, saya bertandang ke gedung K-Link Tower di Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan. Bukan dalam rangka belanja dagangan produk K-Link seperti biasanya, namun dalam rangka hadir di seminar yang diadakan oleh Knowledge Link Intercultural School (KLIS) yang membahas tentang peran pendidikan Islam dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Knowledge Link Intercultural School (KLIS), adalah sekolah Internasional dan Multikultural, yang diperkaya dengan nilai-nilai Islami, dengan lokasi strategis di K-LINK Tower, Jalan Gatot Subroto lantai 11, Jakarta Selatan. KLIS hadir untuk menjawab semua keraguan orang tua dalam memilih pendidikan bagi buah hatinya yang tepat agar berkarakter dan berkualitas standar Internasional.

Berawal dari kepedulian K-link dalam pendididkan maka CSR K-Link atau lebih dikenal K-Link Care mendirikan sebuah sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus sejak beberapa tahun lalu di Sentul Bogor dan cabang di Kuala Lumpur-Malaysia. Tahun ajaran baru 2019-2020, K-Link melebarkan sayap untuk pendidikan regular bagi anak-anak tingkat SD (Sentul-Bogor) dan SMP (Gatot Subroto-Jakarta Selatan) dengan konsep Islamic Full Day School yang menggunakan standar kurikulum Intercultural.

K-Link melihat potensi kepribadian masyarakat Indonesia yang sangat positif dan berbeda dengan kepribadian bangsa lain, seperti rajin, daya juangnya tinggi dan suka bekerja keras. Dengan keberhasilan K-Link Care, K-Link berusaha menghadirkan pendidikan berbasis kurikulum International Cambridge (untuk tingkat SD) dan kurikulum OXFORD AQA (untuk tingkat SMP) dan tak lupa menghadirkan kurikulum Islam karena basis K-Link dari kegiatan bisnis dengan konsep syariah. Untuk pendidikan Islam KLIS menggandeng para pendidik dari Eropa dan Timur Tengah selain juga pendidik lokal dari Indonesia. Lebih dari 15 Perguruan Tinggi bekerjasama dalam memajukan KLIS sebagai lembaga pendidikan terbaik dengan kualitas pendidikan yang sangat memadai.

Tanggal 9-10 April 2019 KLIS mengadakan Seminar International yang bekerjasama dengan Asian Islamic University Association (AIUA) yang bertempat di Ballroom lantai 5, K-Link Tower, Jakarta Selatan. Acara ini mengundang pembicara dari dalam dan luar negeri yaitu Sheikh Dr. Muhammad Bin Yahya Al-Ninowy (Pendiri Madina Institute dari USA), Prof. Dr. M. Amin Abdullah (Mantan rektor UIN Sunan Kalijaga Indonesia), Prof. Dr. Amany Lubis (Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), Dr. Mikdar Rusdi (Senior Assistant Professor dari Seri Begawan Religious College, Brunei Darussalam), Assoc Prof. Dr. Ismal Lutfi Japakya (Rektor dari Fatoni University, Thailand), Dato’ Dr. Muhammad Nuranuty (Chairman of UNISZA, Malaysia), Prof. Dr. Dede Rosyada (Professor UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta), Dr. Mahmod Khatib (Pembicara dari Afrika Selatan), Dato Seri Diraja Dr.Zambry (Mantan Menteri Besar Perak, Malaysia).

Dengan menjadi tuan rumah Seminar International merupakan sebuah bukti komitmen KLIS untuk memberikan yang terbaik bagi siswa-siswinya kelak. Sekolah yang berkurikulum International, yang direncanakan akan di launching ajaran baru 2019-2020, pada Juli nanti ini, juga menitik beratkan pada nilai dan prinsip agama Islam. Selain itu, KLIS bermitra dengan institusi perguruan tinggi yang terbaik dalam hal kurikulum pendidikan.

Dengan bekerjasama dengan Universitas Islam yang terkemuka di Asia, Knowledge Link Intercultural School bisa dibilang adalah sekolah Internasional dan Multikultural, diperkaya dengan nilai-nilai Islami, dengan lokasi strategis di K-LINK Tower, Jakarta Selatan, yang hadir untuk menjawab semua keraguan orang tua dalam memilih Pendidikan yang tepat untuk, berkarakter dan berstandar Internasional.

Presiden direktur PT K-Link Indonesia, Dato’ Dr. H. MD. Radzi Saleh dalam sambutannya mengatakan, “Topik-topik yang diangkat oleh para pembicara utama pada seminar ini diharapkan dapat menambah dan memperkaya wawasan kita baik akademisi, mahasiswa maupun masyarakat umum bahwa Islam membawa peran penting dalam tatanan kehidupan di dunia ini, karena populasi umat muslim dunia jumlahnya sangat signifikan, pemikiran-pemikiran dari para cendekia-cendekia yang hadirpada seminar ini akan memberikan kita semua pemahaman baru mengenai tema-tema penting saat ini salah satunya peran Islam dalam perdamaian global.”

Tujuan dari berdirinya AIUA adalah untuk membantu seluruh anggotanya dalam memperkuat perguruan tingginya melalui kerjasama untuk mencapai mutu yang baik. Diharapkan dengan berdirinya AIUA ini, kualitas perguruan tinggi Islam di Asia dapat semakin meningkat.

Sebanyak 60 Universitas yang telah menjadi member di dalam asosiasi AIUA, salah satunya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universiti Sultan Azlan Shah, Madina Institute, Fatoni University, dan sebagainya.

Seminar AIUA tahun 2019 ini mengusung tema “Islam, Education and Global Peace”, dengan tujuan memberikan wawasan yang luas dan penyeluruh akan peran penting pendidikan Islam, terutama di Nusantara, yang nantinya akan mencerahkan pemikiran-pemikiran generasi muda secara kreatif, berbudaya, dan relijius, membawa Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamiin.

Adapun salah satu agenda di dalam seminar ini yaitu penandatanganan perjanjian antara 3 lembaga pendidikan besar seperti USAS (University Sultan Azlan Shah), Madina Institute dan KLIS (Knowledge Link Intercultural School) Secondary. Insyaallah lewat kerjasama ini akan menebar berkah dan manfaat bagi generasi-generasi muda yang brilian di Indonesia.

Dengan adanya integrasi kurikulum tersebut, diharapkan para pelajar KLIS menjadi pribadi yang pintar secara akademis dan dinamis dalam kecerdasan spiritual dan sosialnya. Dengan lisensi OXFORD AQA International Examination, kami berbeda dan lebih dinamis untuk memenuhi kebutuhan semua siswa-siswi untuk meraih nilai terbaik, dalam ujian penyetaraan sekolah menengah pertama dan atas berdasarkan kurikulum Inggris secara Internasional.

OXFORD AQA juga selaras dengan integrasi kurikulum dan silabus di Indonesia, dimana pemahaman dan pencapaian prestasi akademik siswa-siswi kami tentunya akan membanggakan secara nasional maupun internasional.

Tidak diragukan lagi bahwa KLIS adalah satu-satunya sekolah bernuansa Islami, yang secara multikultural mengusung kurikulum OXFORD AQA dengan integrasi pendidikan karakter dan kepemimpinan.

Dengan guru pengajar yang berkualitas, dan secara internasional bersertifikat, kami siap mencetak generasi penerus bangsa yang berwawasan Internasional, kaya akan pengetahuan dan nilai-nilai Islam, dan juga memiliki rasa kepedulian yang tinggi sebagai individu yang berkarakter luhur Indonesia.

Dengan fasilitas terbaik, berbasis ICT dan Project-Based Learning, semua murid siap untuk belajar secara ilmiah, nyaman dan menyenangkan.

Ditambah lagi beberapa ekstrakurikuler pilihan seperti golf, berkuda, tennis, panahan dan renang, akan membuat mereka secara utuh menjadi pribadi yang tangguh di masa depan, siap bersaing dan mendunia, menjadi pemimpin yang berilmu, inovatif dan berkarakter Islami.

Sebagai sekolah Internasional yang memiliki fasilitas lengkap, biaya pendidikan di KLIS Secondary lumayan terjangkau kalangan menengah ke atas. Dengan biaya belajar Rp.80.000.000,- per tahun diluar biaya buku dan seragam. Biaya belajar bisa diangsur beberapa kali. Untuk pendaftaran angkatan pertama ada diskon 30%, wah…dengan fasilitas memukau harganya ternyata terjangkau. Dengan segera mendaftar di KLIS Secondary akan mendapatkan beasiswa khusus untuk putra-putri Anda tercinta. Bagi siswa berprestasi dan kurang mampu, KLIS memberikan beasiswa juga,  jadi jangan khawatir.

Untuk info lebih lengkap Anda bisa menghubungi : http://www.klis.co.id/
Facebook : Knowledge Link Intercultural School (KLIS)
Instagram : @klis.secondary.jakarta

Alamat : KLIS Secondary – K-LINK Tower, Jalan Jendral Gatot Subroto No.59A, lantai 11 –  Jakarta Selatan 12950

Surel : info@klis.co.id

telepon : +62 877 8469 8953

Global Estetik Kinik Gigi Profesional di Era Digital

Tinggal di belantara Jakarta menuntut saya banyak belajar. Mengenal berbagai pelayanan publik di tempat baru dengan jumlah penduduk banyak, tentu membutuhkan kesabaran tersendiri. Antrian yang panjang, jumlah tenaga medis yang kadang tidak seimbang membuat tantangan tersendiri dalam mendapatkan pelayanan prima.

Pelayanan kesehatan salah satunya, adalah merupakan  pelayanan publik yang naik daun, apalagi dengan adanya fasilitas gratis bagi penduduk Jakarta di beberapa kalangan. Sudah sangat sakit juga terganggu dengan kesehatan gigi – mulut yang Anda alami dan enggan mengantri, mungkin layanan reservasi online yang ditawarkan oleh Klinik Gigi Global Estetik, bisa kita lirik kini.

Fasilitas :
1. Ruang tunggu dan perawatan yang lengkap dan nyaman
2. Peralatan yang canggih dan lengkap
3. Intra Oral Camera (Camera dalam mulut) pasien dapat melihat dengan jelas di layar TV keadaan gigi dan mulutnya sebelum dan sesudah perawatan
4. Sterilisasi alat dan ruangan. Memastikan bahwa kondisi alat pemeriksaab dan ruangan selalu dalam keadaan steril dan bersih.
5. Dental chair lengkap dan mutakhir
6. Tenaga medis profesional yang ramah dan bersahabat.

Layanan yang diberikan :
Pembersihan Karang Gigi tarif 200.000 – 300.000
Tambal Gigi 220.000-250.000
Perawatan Saluran Akar Gigi 150.000 – 200.000
Cabut Gigi 150.000-200.000
Operasi Gigi 1500.000-2500.000
Pembuatan Gigi Palsu 800.000-1500.000
Pemasangan Behel Gigi 6.000.000
Memutihkan Gigi 1.750.000
Implan Gigi Tanam 13.000.000-15.000.000
Veneer Gigi Kelinci 2.500.000

Buka Setiap Hari Senin-Minggu Pukul 09.00-20.00 WIB

Beberapa klinik Global Estetik yang bisa kita kunjungi yaitu :
1. Ruko Pasar Inpres Cipete Selatan. Jl. Pangeran Antasari RT 9/11 Cipete-Cilandak Telp. 082324059497, 082311746875

Ruko Mutiara Faza RC 5-6
Jalan Raya Condet No 27 Gedong, Pasar Rebo Telp. 08979787321

 

Call Center : 0811140832
BB : 7DFFE04E
Facebook : Global Estetik Dental Care
Instagram : globalestetikdentalcare
Twitter : globalestetikmail : cs@globalestetik.com
Website : www.globalestetik.com

Pentingnya Pencahayaan Saat Membuat Vlog

Salah satu jenis pekerjaan yang dilakukan ‘remote worker’ saat ini adalah membuat video. Hasil pekerjaan mereka bisa berbentuk vlog maupun video pendek.

Tentu video yang bisa demonetize tak hanya sekedarnya, perlu sedikit diedit dan dikonsep agar menjadi video yang enak dilihat dan bermanfaat.

Monetize para vlogger dan youtuber terhadap karya video mereka bukan lagi menjadi rahasia umum. Hari kemarin 7 Desember 2018 di pameran Sygnify City Of Light di Senayan City, mas Dede Ariyanto sang youtuber juga vlogger yang cukup hits berbagi bagaimana cara membuat pencahayaan yang bagus dalam video komersil yang pernah dibikinnya.

Membuat konten video outdor di siang hari, mungkin bukan masalah berat bagi pencahayaan. Tapi membuat konten di malam hari di luar ruangan dan di dalam ruangan perlu tantangan penataan cahaya buatan.

Bagi vlogger maupun youtuber yang kadang tak ada tim dalam pembuatan konten, bahkan harus mandiri dalam segala hal macam saya. Hahaha… dobel job mulai dari penulis skenarionya, MUA, artis, hingga editor. Bahkan kadang harus berjuang sendiri memasarkan konten. Dan sepengalaman saya memproduksi video yang masih terbilang amatir, permasalahan pencahayaan tak bisa diselesaikan dalam sekali duduk.

Dalam kesempatan sharing season, mas Dede sang vlogger dan ibu Lea dari Signify Indonesia berbagi tips penggunaan cahaya buatan dengan lampu dari produk Philip. Kemampuan lampu Philip show yang untuk pengaturannya bisa dikendalikan pengaturannya lewat internet dengan platform IoT bernama Interlact bisa menjadi pilihan bagi vlogger yang harus menjalani multi tasking tersebut di atas.
Lampu warna-warni tersebut bisa disetel warnanya sesuai konsep video yang kita buat. Jadi jika tiba-tiba harus melw, bisa dibikin warna kuning, jika harus jatuh cinta bisa dibikin warna pink dan jika harus marah tinggal diganti dengan warna merah.

Lampu Philip show bahkan hebatnya bisa berubah warna dengan suara berbeda, misalnya hentakan suara bisa membuat warna keluar berbeda. Keren deh inovasi lampu dengan teknologi interact ini.

Sudah siap membuat konten dengan pencahayaan yang bagus vlogger?

#SignifyCityOfLight
#TheMeaningOfLight

Interact sebuah Platform Internet of Things (IoT) Baru dari Sygnify

Bertempat di Main Atrium Senayan City, pada tanggal 3 Desember 2018. Sygnify pemimpin dunia bidang pencahayaan, hari ini mengumumkan platform Internet of Things (IoT) baru bernama Interact, yang akan memampukan para pelanggan profesionalnya untuk membuka potensi penuh dari pencahayaan terkoneksi untyk IoT.

Platform pencahayaan IoT yang baru ini tampil perdana di Indonesia dalam acara dan pameran City of Light yang diselenggarakan mulai tanggal 3 Desember 2018 hingga 13 Januari 2019 di Senayan City Mall, Jakarta.
Platform ini mendukung strategi perusahaan untuk memberikan layanan data-diaktifkan baru sebagai perluasan nilai dari produk dan sistem pencahayaan ke layanan.

Perusahaan juga mengumumkan sistem pencahayaan terkoneksi yang dapat menghasilkan dan mengunggah data Interact IoT platform untuk memperkuat portofolio layanan data-diaktifkan yang terus tumbuh.

Sygnify telah memasang 29 juta titik lampu terkoneksi di seluruh dunia dan berencana untuk setiap produk LED baru yang dihasilkannya dapat terkoneksi pada tahun 2020. Jumlah titik lampu, sensor dan perangkat, serta sistem yang terkoneksi dan terus bertambah ini dapat mengumpulkan data dalam jumlah besar dimana interact memang dirancang untuk menanganinya.

Platform Interact berbasis awan (cloud) yang terukur dan sangat aman ini menggunakan manajemen data dan kemampuan pemrosesan data yang canggih dan modern, termasuk pembelajaran mesin, untuk menghadirkan pemahaman bagi semua jenis data -menciptakan layanan data-diaktifkan bagi pelanggan sehingga memberikan manfaat melebihi sekedar pencahayaan.

Contoh umum layanan tersebut adalah data hunian dari berbagai bangunan, digabungkan dan dianalis untuk membantu para manajer memahami dan memprediksi cara orang menggunakan ruang kantor.

Informasi mendalam tersebut dapat membantu memberikan penghematan dengan mengoptimalkan penggunaan ruang kantor yang ada dan mendukung desain yang lebih baik dan kontruksi yang lebih efisien.
Selain itu, data dari pihak ketiga yang diotorisasi juga dapat dianalisis dengan interact.

Misalnya, untuk otoritas kota, artikel berita dan unggahan media sosial yang bereaksi terhadap pemasangan pencahayaan baru di jembatan, dapat dianalisis dan data dikirim ke papan kendali (dasbor)aplikasi dampak sosial yang merangkum sentimen publik.

“Pertama, kami memimpin di bidang pencahayaan LED yang hemat energi, kemudian dalam pencahaan terkoneksi untuk memberikan manfaat operasional bagi para pelanggan kami. Sekarang di saat titik lampu cukup pintar untuk mengumpulkan data tentang kinerja mereka dan lingkungan di sekitar mereka, kami memanfaatkan kecerdasan tersebut. Dengan menganalisis data dari lampu, perangkat dan sistem kami yang terkoneksi, tujuan kami adalah menciptakan nilai tambah bagi pelanggan-pelanggan kami melalui layanan data-diaktifkan yang membuka kemampuan dan pengalaman baru,” kata Rami Hajjar, Country Leader untyk operasi/bisnis Signify di Indonesia.

Interact juga dirancang untuk mendorong inovasi dari pengembang pihak ketiga, mitra pengembang dan pelanggan. Ini termasuk portal pengembang dan aplikasi progtam antar muka (API) berlisensi yang terus bertumbuh, sehingga berbagai layanan data-diaktifkan dapat dikembangkan.

Sistem Pencahayaan Terkoneksi Interact
Interact juga merupakan nama sistem pencahayaan yang terkoneksi yang tidak hanya akan mendukung pelanggan untuk meningkatkan pengalaman pencahayaan mereka tetapi juga dapat menghasilkan dan mengunggah data ke Interact IoT platform.

Sistem pencahayaan terkoneksi ini, menawarkan pengalaman pengguna terpadu, menampilkan aplikasi yang membahas kebutuhan spesifik industri secara vertikal.

Saat ini Interact yang tersedia adalah :
• Interact City untuk penerangan ruang publik, jalan raya, jalan umum, kawasan pejalan kaki, taman dan alun-alun
• Interact Office untuk kantor dan gedung komersial
• Interact Industry untuk pabrik, gudang dan pusat logistik
• Interact Landmark untuk pencahayaan arsitektur
• Interact Hospitality untuk hotel
• Interact Sport untuk stadion
• Interact Retail untuk ritel besar dan toko makanan.

Selama acara pameran City of Light, pelanggan dan pengunjung dapat menikmati bagaimana Interact IoT Platform dan sistem pencahayaan Interact bekerja di stand-stand terkait. Informasi lebih lanjut tentang bagaimana sistem ini telah menguntungkan pelanggan di seluruh dunia.