Mengulang Honeymoon dengan Wisata Akhir Tahun 2018 ke Pulau Bali

 

Susah banget ngajak suami liburan di hari efektif. Etos kerjanya yang tinggi membuatnya jarang banget ngambil cuti. Bahkan pernah dalam beberapa waktu, dia dapat award dari kantor karena jatah cuti tahunannya utuh. Hahaha… Pegawai teladan deh.

Nah, biarin itu terjadi,  kan itu dulu waktu dia masih bujang. Kali ini saya ingin mengajaknya hidup lebih rileks, dan mengajaknya liburan traveling. Semoga dengan kesempatan travelling yang ada, dia bisa lebih produktif ke depan, juga wawasan akan suatu tempat lebih banyak.

Secara waktu lajang saya hobi travelling, dan demi taat padanya, terpaksa saya harus sedikit puasa travelling. Supaya rencana saya disetujui, maka saya harus mengajaknya menikmati travelling saya. Kebetulan liburan akhir tahun sudah di depan mata, saya yakin itu waktu yang tepat baginya untuk mengambil cuti.

Pekerjaannya di perusahaan swasta, yang biasanya memberikan libur akhir tahun karena bertepatan dengan libur nasional dua agama yang jaraknya berdekatan itu salah satu alasannya. Bagi umat Nasrani, untuk umat Kristen tanggal 25 Desember adalah perayaan hari raya Natal, oleh pemerintah diberikan tambahan cuti bersama tanggal 26 Desember. Sedangkan bagi umat Katolik, tanggal 1 Januari adalah perayaan hari raya mereka.

Sepertinya, tanggal 25 Desember 2018 – 1 Januari 2019, adalah tanggal yang tepat untuk mengajak suami mengisi liburan dengan melakukan travelling. Tanggal tersebut adalah tanggal yang ditetapkan kantor suami sebagai libur tahunan, bolehlah nanti suami mengajukan tambahan cuti, saya yakin pasti kantornya tak keberatan, sebagai bentuk apresiasi atas kerajinannya selama ini.

Bali adalah salah satu destinasi impian saya, meskipun sudah pernah pergi ke pinggiran Bali beberapa kali, karena memang ada saudara yang tinggal di sana. Kini setelah menikah tentu saya ingin pergi berdua dengannya. Sebab akan bepergian dengan suami, maka saya ingin pergi ke beberapa destinasi wisata Bali yang terkenal, macam, pantai Sanur, Bedugul, Tanah Lot, juga Kuta.

Nah beberapa beberapa tempat destinasi tujuan saya tersebut agak jauh jika harus ditempuh dari tempat tinggal saudara, maka tentu lebih nyaman jika saya menyewa penginapan di sana, sekalian tentu untuk bulan madu. Ihir…

Cek tabungan, Insha Allah dana saya cukup untuk mengajak suami travelling ke Bali akhir tahun ini. Namun berburu harga promo tiket pesawat maupun penginapan tentu bukan hal yang salah. Siapa tahu dapat harga lebih murah dari anggaran yang saya tetapkan, ntar sisanya kan bisa buat beli oleh-oleh, nyenengin orang rumah.

Alhamdulillah, setelah cek harga tiket dan hotel di beberapa situs online, saya menemukan info harga murah dari traveloka. Kita bisa pesan tiket plus hotel dalam satu paket, tanpa ribet dan tanpa takut kehabisan saat hari H. Paket pembelian tiket dan hotel ini mudah digunakan dan sekarang tidak perlu lagi memesan tiket dan hotel secara terpisah.

contoh harga paket pesawat dan hotel di Bali lewat aplikasi Traveloka

Yang lebih mengejutkan, jika kita pesan paket pesawat plus hotel secara bersamaan lebih hemat dibanding pesan terpisah, hematnya bisa sampai 20% tanpa kode promo apapun. Benar-benar bisa hemat waktu dan uang. Ternyata setelah mau bayar, harganya lebih murah dibandingkan dengan memesan tiket & hotel secara terpisah. Metode pembayarannya banyak tersedia dan lumayan mudah.

Jangan lupa melihat kembali kalender liburan akhir tahun ini untuk mengetahui kapan saja hari libur nasional jatuh. Yuk mulai merencanakan liburan bersama orang tercinta dan jangan lupa cek harga paket murah untuk pembelian tiket pesawat plus pemesanan hotel di sini . Paket pembelian tiket dan hotel ini mudah digunakan dan sekarang tidak perlu lagi memesan tiket dan hotel secara terpisah.