Tips Sehat Selama Mudik Lebaran

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Bagaimana kabar puasanya netter? Moga lancar dan bertabur pahala ya…

Yey, akhirnya hari  Jumat 2 Juni 2017 sore, saya  berkesempatan mengunjungi  Taman Kali Jodo (RPTRA Kali Jodo) Jl. Bidara Raya No. 18 Pejagalan Penjaringan Kota Jakut yang sempat fenomenal hingga membuat Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama tenar karena pelaksanaan proyek pembangunan RPTRA Kalijodo ini.

Suer nih, sebagai penduduk Jakarta Utara yang lokasi tak jauh dari RPTRA Kalijodo ini. Saya belum pernah singgah ke sini. Alhamdulillah, ada Bloggercrony yang ngajakin main ke RPTRA ini sambil sosialisasi gerakan #germas #mudiksehat bersama Kementrian Kesehatan RI.

RPTRA Kalijodo yang terletak di dua wilayah administrasi daerah tingkat II yaitu Jakarta Utara dan Jakarta Barat, kini makin dekat dengan masyarakat.

RPTRA Kalijodo Jakarta

Setelah diresmikan bulan Februari 2017 lalu, kawasan seluas lebih dari 1,4 Hektar ini telah mengubahnya dari stigma awal yang negatif. Dulunya kawasan ini merupakan kawasan yang terkenal dengan kawasan lokalisasinya, kini diubah menjadi kawasan permainan terbuka yang ramah anak.

Jadi kalau banyak anak bersenang-senang bermain di sini juga tak salah. Dari permainan untuk play ground, sepeda, jogging, skate board parkdan aneka permainan outdoor lainnya bisa mereka mainkan karena kawasannya luas. Mushola dan toilet yang bersih dan rapi juga bisa dinikmati.

Nah karena RPTRA Kalijodo ini begitu ramai, maka sangat pas menjadi tempat sosialisasi gerakan #mudiksehat. Tahu sendiri kan, penduduk Jakarta itu mayoritas adalah pendatang yang seringkali melakukan kegiatan mudik menjelang lebaran.

Kerennya tahun ini, Kementrian Kesehatan tak ingin mereka mudik begitu saja tanpa persiapan yang baik dan berujung kesehatan yang menurun bahkan ngedrop paska lebaran.

Tahu kan, jumlah pasien di Puskesmas dan RS paska lebaran biasanya melonjak tajam. Kebiasaan makan sehat dan teratur jadi terlanggar gara-gara mereka tak memperhatikan kualitas dan kuantitas makanan selama mudik dan paska Idul Fitri atau lebaran. Atau kondisi-kondisi kelelahan dan kecelakaan juga mendominasi pasien di fasilitas kesehatan paska acara mudik Hari Raya.

Nah ngapain aja kegiatanku selama si RPTRA Kalijodo ? Aku bersama teman-teman blogger dan beberapa personel Kementerian Kesehatan RI mengadakan bincang tentang sosialisasi mudik sehat.

Kita diharapkan mampu mengaplikasikan progran dari Kementrian Kesehatan yang lebih dikenal dengan GERMAS. Melakukan tindakan sistematis dan terencana secara bersama-sama dengan kesadaran, kemauan serta kemampuan untuk berperilaku sehat sehingga kualitas hidup meningkat.

Kegiatan GERMAS yang sudah digulirkan yaitu : Peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat.

Sedangkan fokus GERMAS pada periode ini adalah melakukan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah dan memeriksa kesehatan secara berkala.

Puasa Tetap Sehat, Bagaimana Caranya?
Dari segi kesehatan, sebenarnya puasa amat menyehatkan, karena terjadi proses detoxsifikasi tubuh. Sepanjang tahun kita memaksa organ pencernaan untuk bekerja, kini saatnya organ tersebut memperbaiki fungsinya dan sedikit beristirahat dibanding biasanya. Puasa juga mampu membuang toxin-toxin yang bersarang di tubuh dan perlu kita buang agar tidak menjadi penyakit di kemudian hari.

Jika dengan berpuasa kita justru sakit, sepertinya ada beberapa hal yang harus kita perhatikan agar kita bisa menerapkan beberapa perilaku hidup sehat berikut ini, agar puasa selanjutnya tetap sehat bermakna, yaitu:

  1. Perbanyak konsumsi cairan seperti air putih agar tidak dehidrasi.
  2. Konsumsi makanan sehat berimbang, tidak terlalu banyak gula dan karbohidrat.
  3. Upayakan berbuka dengan porsi kecil, agar pencernaan tidak kaget.
  4. Saat sahur upayakan minum vitamin dan knsumsi buah-buahan.
  5. Tidur cukup, meskipun banyak beribadah di waktu malam, agar produktivitas tetap terjaga.
  6. Olah raga tetap dilakukan namun tidak berlebihan. Bisa sebelum atau sesudah berbuka.
  7. Jika sedang hamil, atau sedang menderita penyakit tahunan macam ashma, hipertensi, diabetes dll, baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum berpuasa.
  8. Tetap minum obat dengan teratur sesuai petunjuk dokter.
  9. Monitor gula darah bagi penderita diabetes.
  10. Monitor tensi darah bagi penderita hipertensi.
  11. Jika dalam kondisi puasa, kesehatan Anda terganggu, jangan enggan untuk segera berbuka.

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan acara pembagin takjil sehat yang dilakukan oleh Kemenkes kepada pengunjung RPTRA Kalijodo. Anak-anak yang sedang bermain dan orang tuanya ,  pegawai kebersihan yang sedang bertugas hingga orang-orang yang melintas di kawasan ini juga banyak yang mengantri mendapatkan ta’jil sehat gratis.

Acara bagi-bagi ta’jil ini tak hanya dalam rangka berbagi lho, kali ini Kemenkes sedang sosialisasi ke masyarakat, begini lho makanan yang sehat yang sebaiknya dikonsumsi. Tidak berlebih kalori alias seimbang, bersih, enak dan tentu makanannya bergizi.

Sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan makan sehat terutama bagi yang memiliki kemampuan ekonomi. Sedangkan bagi yang kurang mampu supaya mereka bisa merasakan makanan sehat bergizi kali ini.

Edukasi puasa, mudik sehat dan berbagai kegiatan #germas atau gerakan masyarakat sehat juga dilakukan Kemenkes dengan membagikan berbagai pamflet GERMAS. Agar masyarakat lebih peduli kesehatan.

Oh ya, edukasi puasa dan mudik sehat juga tak kalah penting dilakukan di acara ini. Dari pihak Kementrian Kesehatan memberikan pengarahan di ruangan terbuka dekat lapangan skate board dengan duduk lesehan. Cuaca yang cerah dan sejuk, membuat diskusi kami terasa nyaman.

Bagaimana Sih Cara Melakukan Mudik Sehat?

Bagi seorang perantau macam saya, moment mudik adalah suatu hal yang saya nantikan.  Kesempatan bertemu keluarga besar di kampung halaman, dan bisa bersilaturahmi adalah kebahagiaan tersendiri.

Diskusi Kementrian Kesehatan RI bersama Blogger
Agar mudik memberikan kesan mendalam dan membahagiakan, tentu saja persiapan mudik harus dilakukan agar badan tetap sehat selama mudik.

Jika harus mudik dengan membawa bayi dan anak-anak, maka Anda perlu memperhatikan beberapa tips #mudiksehat dengan membawa bayi dan anak-anak berikut ini :

  1. Menghindari berangkat saat arus puncak mudik yang padat. Pilihan mudik lebih awal, atau mudik setelah lebaran bisa dipilih.
  2. Pulang mudik lebih awal atau lebih akhir.
  3. Jika membawa bayi atau anak kecil siapkan makanan matang, snack dan air hangat
  4. Hindari membeli makanan matang yang tidak sehat
  5. Siapkan air putih yang cukup

Jika Anda mudik dengan angkutan umum, beberapa hal berikut ini bisa Anda lakukan agar #mudiksehat, yaitu:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama setelah memegang uang buang air besar atau kecil memegang benda kotor atau sebelum atau sesudah makan.
  2. Tidak menerima makanan dan minuman dari orang yang tak dikenal.
  3. Gunakan masker dan lindungi diri Anda dari asap rokok debu dan polusi udara.
  4. Buanglah sampah pada tempatnya
  5. Jika berhajat buang air kecil atau besar upayakan di toilet yang tersedia.
  6. Senantiasa konsumsi makanan dan minuman yang bersih dan sehat
  7. Ingat, persiapkan perbekalan

Kondisi badan yang sehat, terutama bagi pengemudi membuat prosentase kecelakaan lalu lintas menurun selama masa mudik.

Bagi pengendara juga wajib memeriksa kelengkapan mesin kendaraanya, jangan sampai ada rem blog, mur hilang ataupun bensin habis di tengah jalan. Upayakan sopir tidak sakit, mengantuk, dan mengkonsumsi alkohol sebelum mengemudi, agar tidak membahayakan penumpang dan dirinya sendiri.

Pengendara atau pengemudi sebaiknya istirahat tiap melakukan perjalanan selama 4 jam. Rasa lelah dan capek, biasanya mulai muncul di jam-jam ini. Jika dipaksakan tetap jalan dikhawatirkan  akan mengurangi konsentrasi ketika mengendara.

Dr. H.R. Deddy Kuswenda. M.Kes Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Departemen Kesehatan RI mengatakan “Masalah kesehatan timbul saat mudik biasanya karena kelelahan ketika berkendara, untuk itu para pemudik harus memperhatikan kondisi juga segala resiko yang timbul nantinya.”

Siapkan P3K selama perjalanan, makanan dan minuman yang sehat dan cukup karena dikhawatirkan akan mengalami kemacetan.

Jangan lupa bawa kartu BPJS selama mudik, untuk masa-masa darurat mudik, kartu itu bisa dipakai di seluruh Indonesia. Meskipun kita tak menginginkan keadaan yang tidak menyenangkan, persiapan itu tak salah kita lakukan.

Departement Kesehatan memberikan pelayanan di masa mudik lebaran tahun 2017 ini bagi para pemudik. Anda jangan khawatir, akan disediakan banyak posko kesehatan yang di tempatkan di titik keramaian, seperti POM bensin, rest area, stasiun kereta, terminal bis, pelabuhan dan bandar udara.

Oh ya, dalam waktu dekat Anda bisa memanfaatkan aplikasi android yang bisa memberikan informasi tentang posko kesehatan terdekat. Kita tunggu launching-nya ya…

Sedangkan menurut Drg. Kartini Rustandi yang menjabat sebagai Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Departemen Kesehatan menambahkan “Ada sekitar 15 provinsi yang menjadi prioritas dalam skala nasional dalam penanganan mudik lebaran ini.

Daerah yang  menjadi prioritas pemantauan adalah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur karena daerah tersebut memiliki kepadatan yang lebih di jalur mudik.”

Jumlah Pos Layanan Kesehatan yang tersebar di 15 propinsi terdiri dari (913) Pos Kesehatan, (2228) Puskesmas, (374) Rumah Sakit, dan (207) Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Dukungan lain Dinas Kesehatan yang dilakukan menjelang mudik lebaran :

  • Menyediakan layanan Emergency dengan no telepon 119 untuk pelayanan kesehatan darurat
  •  Pemeriksaan kesehatan pengemudi (tes narkoba)
  • Promosi kesehatan berupa flyer, banner, spanduk, poster, leaflet
  • Koordinasi pos pelayanan kesehatan (Puskesmas dan Rumah Sakit)
  •  Penilaian status kesehatan dan kelayakan pengemudi
  • Kerjasama dengan Departemen Perhubungan dan Kepolisian Lalu Lintas untuk mengantisipasi masalah arus mudik

Sambil menunggu bedug maghrib, saat saya sedang merapalkan do’a-do’a ke langit menjelang buka puasa, diskusi kami semakin hangat dan dari bangunan aula RPTRA Kalijodo terdengar lagu sosialisasi kesehatan juga lagu Islami yang dilantunkan sebuah grup band.

Blogger peserta diskusi GERMAS #mudiksehat 2017

Hingga saat diskusi di tutup, sambil menunggu takjil dibagikan ke peserta diskusi, kami serentak berdiri senam ringan dengan iringan lagu “Aku Anak Sehat” yang populer saat saya masih usia anak-anak.

Oh ya, ingat ya bagi Anda yang berencana mudik tahun ini, untuk melakukan mudik yang aman dan sehat.

Semoga keberkahan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri menyertai kita semua.

Wassalamu’alaikum.wr.wb

@gesangsari